30 Hektare Lahan di Rohil Terbakar, Luasan Terus Bertambah

PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan di Riau semakin meluas, terutama di Kabupaten Rokan Hilir dengan luas 30 hektare. Luas lahan yang terbakar menjadi bertambah menjadi 4.973,98 hektare.

Kepala BPBD Riau Edwar Sanger mengatakan, ada 4 titik dan lokasi yang terjadi kebakaran lahan di Rokan Hilir. Luasan lahannya mencapai 30 hektare.

“Di Rokan Hilir, kebakaran lahan terjadi kemarin, yaitu di Kepulauan Teluk Nilap Jaya, Kecamatan Kubu Babussalam seluas 20 ha, di Desa Lenggadai Hilir meluas hingga 1 ha, di Desa Sei Gajah Makmur 5 ha, di Kelurahan Cempedak Rahuk seluas 4 ha,” kata Edwar kepada GoRiau.com, Senin (12/8).

Selain itu, kebakaran lahan pada Minggu (11/8) kemarin juga terjadi di Kabupaten Pelalawan, tepatnya di Kelurahan Kerinci Timur seluas 6 ha. Sedangkan di Bengkalis, karhutla terjadi di Desa Buruk Bakul 3,2 ha.

Di Siak, lahan terbakar terjadi di Desa Koto Ringin seluas 3 ha, jalan Dayun – Buton kilometer 3, Desa Dayun, belum diketahui luasnya. Begitu juga di kilometer 06 dan di Bundaran BOB PT BSP Kecamatan Dayun, serta Desa Koto Ringin masih terbakar dan belum diketahui luas lahannya.

Untuk di Kota Pekanbaru, lahan terbakar terjadi di beberapa lokasi yaitu di Jalan Asy Shofa Kelurahan Bandar Raya, seluas 0,06 ha. Di Kelurahan Simp Tiga 0,6 ha. Kelurahan Sri Meranti, 3 ha.

Kebakaran lahan juga masih membara di Kabupaten Indragiri Hulu, tepatnya di Desa Penyaguan, seluas 3 ha. Sementara di Kabupaten Kampar, lahan yang terbakar terjadi di Jalan Uka Desa Karya Indah seluas 0,5 ha.

“Sebagian lahan yang terbakar sudah padam dan sedang dalam proses pendinginan. Total luas lahan terbakar di Riau sejak awal Januari 2019 hingga sekarang seluas 4.973,98 ha,” jelas Edwar.

Jumlah itu merupakan hasil rekapan dari beberapa kabupaten yang terjadi kebakaran lahan. Terbanyak di Kabupaten Bengkalis yaitu mencapai 1.545,28 ha. Lalu Rokan Hilir bertambah luas menjadi 1.048,45 ha, Siak 674,9 ha, Indragiri Hilir 563,85 ha, Dumai 310,75 ha, Kepulauan Meranti 252,7 ha, Pelalawan 212 ha, Kampar 138,78 ha, Indragiri Hulu 117 ha, Kota Pekanbaru 96,92 ha, Kuantan Singingi 5,1 ha, dan Rokan Hulu hanya 8,25 ha. (gs1)

[grc]