8 Tahanan yang Melarikan Diri Setelah Bobol Dinding Mapolsek Pangkalan Kerinci Berhasil Ditangkap, Satu Tahanan Lagi Masih Diburu

PEKANBARU- Hingga saat ini, polisi terus mencari seorang tahanan yang melarikan diri dari sel di Polsek Pangkalan Kerinci, Pelalawan Riau. Dari sembilan orang yang berhasil melarikan diri, delapan sudah kembali ditangkap oleh jajaran Polda Riau.

Disampaikan oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, sejauh ini pihaknya sudah berhasil menangkap kembali delapan orang tahanan yang kabur, tinggal satu lagi yang masih dalam proses pencarian.

"Tinggal satu lagi yang masih dalam pencarian, delapan lainnya sudah tertangkap semuanya, dan yang satu ini juga akan segera kita tangkap," kata Kapolda Riau di Mako Polairud Polda Riau, Rabu (4/12/2019).

Dari informasi yang dihimpun GoRiau, sembilan tahanan itu ialah Leo Candra (Kasus Narkoba), Junaidi (Kasus Narkoba), Riza Susila Saputra (Pengancaman), Bayu Tirta (Pencurian), Yogi Saputra (Penggelapan Ranmor), Aldi Azhari (Pencurian), Horas Silalahi (Pencurian) dan Agustiar (Narkoba).

Mereka melarikan diri setelah berhasil menjebol dinding Mapolsek Pangkalan Kerinci, pada hari Jumat (20/11/2019) lalu, sekitar pukul 03.00 WIB. Kejadian tersebut juga sempat menghebohkan warga sekitaran Pangkalan Kerinci yang mengetahui kaburnya sembilan tahanan dari Mapolsek.

Sementara Kapolres Pelalawan, AKBP Hasyim, saat diwawancarai GoRiau, pada hari Minggu (1/12/2019) lalu, masih belum mau memberikan keterangan terkait kaburnya tahanan itu.

"Nanti kalau sudah ditangkap semua akan kita informasikan," singkat Hasyim.

[grc]