Anak Korban Kecelakaan di Karawaci: Mama Jangan Dikubur, Jangan Pergi Mama!

TANGERANG - Isak tangis keluarga korban kecelakaan maut di Karawaci, Tangerang iringi prosesi pemakaman ketiga korban. Ketiga korban kakak beradik itu dimakamkan siang ini, Jumat (02/08/2019) di TPU Selapajang, Neglasari, Tangerang, Banten.

Anak pertama korban Fatmawati berinisial K (5) menjerit saat ibunya diturunkan dari keranda. Ia meminta agar ibunya tidak ditimbun tanah. Dia juga berteriak supaya ibunya tidak pergi.

"Jangan dikubur, mama jangan dikubur. Jangan pergi mama," isaknya.

Pemakaman Korban Kecelakaan Karawaci

Dalam gendongan ayahnya, K meronta supaya bisa memegang jasad ibunya. Sesekali isaknya diam mendengar perkataan ayahnya.

"Ibu udah tenang, nanti kita berdoa ya," ujar Ricko ayah K.

Di sisi lain makam, Asniah (60) ibu korban sempat pingsan saat melihat jasad ketiga anaknya diturunkan ke liang lahat. Ia tak menyangka ketiga anaknya meninggal bersamaan.

Baca Juga: Kecelakaan di Karawaci, Sang Ibu Lempar Balitanya Keluar Jendela Sebelum Truk Timpa Mobil

Sementara itu, anak Fatmawati yang selamat dalam kecelakaan maut tersebut tampak sehat dalam gendongan tantenya. Raut mukanya yang menggemaskan terlihat kebingungan melihat kerumunan orang banyak.

Sebelumnya, sebuah truk tanah terguling dan menimpa sebuah mobil pribadi. Kecelakaan tersebut menewaskan 4 korban. Tiga diantaranya kakak beradik yaitu Fatmawati (27), Wandi (22), Nanda (24) serta satu sopir taksi online yaitu Edy (40). Saat ini polisi masih melakukan proses penyelidikan terhadap sopir truk.

(kha)

loading...