Dilantik Kapolri, Dharma Pongrekun Resmi Jadi Jenderal Bintang Tiga

JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian resmi melantik Dharma Pongrekun sebagai jenderal bintang tiga di Polri atau Komisaris Jenderal (Komjen), selaku menjabat Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Acara pelantikan itu langsung dipimpin Kapolri Jenderal Tito di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/8/2019).

"Saya sangat bersyukur semua ini boleh terjadi karena anugerah Tuhan. Jadi kita harus mengikuti ke mana Tuhan bawa, kita ikut. Jangan hidup dalam hitungan matematika, tapi hiduplah dengan selalu mengandalkan takdir Tuhan," ujar Dharma usai dilantik di Rupatama Polri.

Dharma menyatakan, usai dilantik, dirinya akan menyiapkan beberapa strategi dan program untuk kepentingan bangsa Indonesia. Salah satunya adalah soal mendorong Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan Siber.

Komjen Dharma Pongrekun. (Foto : Dok Okezone.com/Puteranegara Batubara)

"Segera diresmikan DPR karena dalam proses penyelesaian daftar inventaris masalah (DIM) di Setneg DIM pemerintah akan segera didorong ke DPR. Kita berharap akhir September sudah bisa diterbitkan karena kepentingan UU Keamanan Siber sangat mendesak untuk melindungi keamanan seluruh rakyat Indonesia," ujar Dharma.

Dengan adanya hal itu, Dharma menyebut RUU tersebut bisa menghalangi agenda terselubung dari oknum-oknum yang mencoba memanipulasi pola pikir masyarakat melalui kecanggihan teknologi.

"Di balik kecanggihan teknologi ada agenda-agenda terselubung yang membuat mudah sekali rakyat terpapar termasuk radikalisme. Itu ada agenda terselubung. Ini biaya yang digunakan begitu masif. Mereka bekerja secara terstruktur, sistematis, dan masif sangat mudah melihat gejalanya," tutur Dharma.

Di sisi lain, Dharma mengungkapkan mendapat pesan khusus dari Kapolri soal jabatannya sebagai Wakil Ketua BSSN. Pasalnya, dia diminta untuk terus melakukan penegakan keamanan di Indonesia.


Baca Juga : 10 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, Dharma Pongrekun Bintang Tiga

"Pesan beliau mengamankan bangsa dan tentunya tegak lurus arahan presiden untuk menjaga dan melindungi bangsa ini agar tetap menjadi negara yang memagang teguh falsafah Pancasila sebagai konsep kehidupan dalam pola pikir dan perilaku di tengah masyarakat," ucap Dharma.

(erh)

loading...