Direktur RS Unri: Jumlah Mahasiswa Terjangkit ISPA Meningkat

PEKANBARU - Lebih dari sebulan Kota Pekanbaru diterpa bencana kabut asap, Direktur Rumah Sakit (RS) Universitas Riau (Unri) dr Zulharman mengatakan adanya peningkatan jumlah mahasiswa yang terkena Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Berdasarkan data yang dimiliki, Zulharman menuturkan adanya kenaikan dua kali lipat mahasiswa terjangkit ISPA yang dibawa ke RS Unri jika dibandingkan bulan lalu.

"Bulan Agustus rata-rata 75 orang mahasiswa terkena ISPA dalam kurun waktu 30 hari, jika dikaji lebih rinci berarti ada 2 mahasiswa yang terkena ISPA di bulan kemarin, Namun untuk bulan September saat ini sudah ada 36 mahasiswa yang terkena ISPA," jelas Zulharman di RS Unri, Kamis (12/9/2019)

Jika dilihat perhari, tambah Zulharman, sebagian besar mahasiswa yang datang adalah pasien ISPA, sedangkan untuk mahasiswa yang berobat perhari ada sekitar 16 orang dan 7 orang diantaranya telah terjangkit ISPA.

Dikatakannya berdasarkan data terbaru, kemarin ada 3 mahasiswa yang masuk IGD. "Semalam data terbaru, ada 3 mahasiswa yang masuk IGD, 2 diantaranya memiliki riwayat asma dan 1 lagi tidak, mereka kita beri nebulizer yang sebelumnya dalam menangani pasien ISPA sangat jarang menggunakan nebulizer," jelasnya.

Menurutnya jumlah mahasiswa yang terserang ISPA terus bertambah, terlebih sudah sebulan lebih masyarakat terpapar asap yang saat ini membuat daya tahan tubuh mulai menurun.

[grc]
loading...