DLH Kepulauan Meranti Siapkan 4 Kontainer Sampah

SELATPANJANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Meranti menyiapkan 4 kontainer sampah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah/2019 Masehi, yang akan disebar di sejumlah lokasi di Kecamatan Tebingtinggi, Selatpanjang.

"Menjelang Idul Fitri volume sampah kita prediksi meningkat, oleh sebab itu empat kontainer ini kita siapkan agar orang tidak lagi membuang sampah sembarangan," ujar Kepala DLH Kepulauan Meranti Hendra Putra, Senin (27/5/2019).

Pengadaan empat kontainer sampah ini melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kepulauan Meranti ini dilakukan untuk mengurangi penumpukan sampah berserakan secara tidak teratur di kecamatan Tebingtinggi.

Dengan pengadaan kontainer ini Hendra Putra juga meminta kepada camat dan lurah yang ada di Kecamatan Tebingtinggi agar berperan aktif dalam menginformasikan kepada masyarakat.

"Pesan kita kepada masyarakat agar kontainer sampah ini bisa digunakan, dan tidak membuang sampah sembarangan lagi. Kita juga minta kepada camat dan lurah agar mensosialisasikannya kepada masyarakat," tegas Hendra.

Dirinya mengatakan bahwa untuk penentuan penempatan kontainer sampah ini akan dilakukan melalui rapat bersama dengan camat Tebingtinggi, lurah dan perwakilan masyarakat.

"Kita hari ini juga akan rapat dengan camat dan masyarakat untuk kita tentukan dimana-mana saja kontainer ini ditempatkan," ujarnya.

Hendra mengatakan bahwa beberapa opsi untuk penempatan kontainer tersebut akan diletakkan di kelurahan Selatpanjang kota di jalan Sultan, lurah Selatpanjang timur dan Banglas, Dorak ujung, satu lagi kampung baru, satu lagi Alah Air.

Dikatakan Hendra bahwa setiap kontainer memiliki kapasitas sekitar 1 Ton. Walaupun demikian perlu dicatat untuk kecamatan Tebingtinggi bisa memproduksi sampah dengan volume sekitar 67 ton sehari.

Oleh karena itu dirinya menargetkan regulasi untuk penanganan sampah bisa diminimalisir secara bertahap melalui hal ini.

"Karena pengadaan kontainer ini bukan terkhusus untuk lebaran saja, tapi untuk seterusnya. Sehingga masyarakat punya kesadaran dan jumlah sampah bisa berkurang," pungkasnya.

[grc]
loading...