Jam Kunjung Tahanan di Polsek Mandau Diganti dengan Video Call

DURI - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menganjurkan dan mendorong penggunaan frasa physical distancing yang berarti menjaga jarak fisik untuk mencegah penyebaran virus Corona. Hal itu menjadi acuan Polsek Mandau mengganti jam besuk atau kunjungan tahanan dengan cara video call.

Kapolsek Mandau, Kompol Arvin Hariyadi SIK mengatakan perubahan sistem besuk ke video call melalui aplikasi WhatsApp ini untuk memudahkan pihak keluarga berkomunikasi dengan keluarganya yang berada di tahanan Polsek Mandau.

"Sebab media sosial merupakan sarana komunikasi yang tepat untuk saat ini. Kalau biasanya jam besuk itu ramai orang, sekarang tidak kita bolehkah lagi datang membesuk. Cukup dengan video call saja. Dan kita sangat mengikuti protokol kesehatan Pemerintah pusat," kata Kompol Arvin Hariyadi kepada GoRiau.com, Kamis (26/3/2020).

Menurut Kapolsek, video call keluarga dengan tahanan menggunakan ponsel personil Polsek Mandau yang sudah dimulai sejak Senin (23/3/2020) sebagai salah satu upaya memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Polsek Mandau.

"Bukan memutuskan kontak dengan teman dan keluarga, tetapi menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakit itu tidak menyebar. Sebab Pandemi virus Corona jenis baru saat ini sangat berbahaya. Selain itu juga, persediaan hand sanitizer di Polsek Mandau sangat terbatas," ujarnya.

Masih dikatakan Kapolsek, dalam beberapa hari belakangan ini Polsek Mandau bersama Upika Mandau turun langsung ke masyarakat memberikan himbauan agar tidak berada di luar rumah dan tempat-tempat keramaian.

"Beberapa cafe dan tempat makan juga sudah kita ingatkan untuk tidak menyediakan kursi. Sehingga pembeli bisa bungkus dan langsung kembali ke rumah masing-masing," tandasnya lagi.

[grc]