Kadernya Diduga Danai Rencana Pembunuhan 4 Tokoh Nasional, PPP: Silakan Diselidiki

JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan tanggapan terkait salah satu kadernya, Habil Marati yang diduga menjadi penyalur uang atau donatur kepada eksekutor untuk membunuh beberapa tokoh nasional.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP, Arsul Sani mempersilakan kepada aparat kepolisian untuk memproses kadernya tersebut secara hukum, bila memang terbukti.

"Siapa saja termasuk kader PPP yang diduga melakukan suatu perbuatan pidana ya silakan diselidiki dan disidik, dilakukan proses hukum," ujar Arsul Sani kepada Okezone, Selasa (11/6/2019).

"Prinsipnya, bagi PPP, jangankan kader PPP, siapa saja termasuk kader PPP yang diduga melakukan suatu perbuatan pidana ya silakan diselidik dan disidik dan dilakukan proses hukum ya," lanjutnya.

(Baca Juga: Aksi 21-22 Mei, Perusuh Serang Polisi Pakai Benda-Benda Mematikan)

Aksi 22 Mei

Kendati demikian, saat ditanya lebih lanjut mengenai kasus yang melibatkan kadernya, Arsul Sani enggan menyimpulkan. Oleh sebab itu, ia memilih untuk mengikuti proses hukum dan temuan-temuan yang dilakukan oleh penyidik.

"Ya nanti kita lihatlah, kan jadi tersangka saja belum, masa harus berandai-andai dulu. Nanti kita ikuti ya," ujar Arsul Sani.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian mengungkapkan kalau uang yang diberikan oleh Kivlan Zen sebesar Rp150 juta kepada eksekutor berinisial HK untuk membunuh Wiranto dan kawan-kawan berasal dari Habil Marati.

(Ari)

loading...