Larikan Motor Orang Pangean, Warga Hulu Kuantan Kritis Dihajar Massa

TELUKKUANTAN - IL (30), warga Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau harus mendapat perawatan intensif di RSUD Telukkuantan, Sabtu (29/6/2019). Ia kritis setelah dihajar massa di Desa Pasarbaru Pangean.

Menurut Kapolsek Pangean Iptu Hendra Setiawan, SH, warga Hulu Kuantan tersebut merupakan terduga pelaku penggelapan sepeda motor.

Peristiwa ini, kata Hendra, berawal dari kejadian pada Kamis, 27 Juni 2019, sekitar pukul 22.00 Wib. Ketika itu, pelaku bersama M Ardo Rambe (16), warga Pulau Tengah Pangean pulang dari Benai menggunakan sepeda motor Beat dengan BM 5363 XU.

"Sesampai di Simpang Sako, pelaku menyuruh korban menunggu di simpang karena ia hendak mengambil uang ke rumahnya. Setelah dua jam ditunggu, ternyata dia tak muncul-muncul," ujar Hendra.

Kemudian, korban mencari pelaku ke rumahnya. Ternyata, pelaku tidak ditemukan di rumahnya. Korban pun bertanya kepada orang yang masih duduk di warung sekitar rumah pelaku.

"Warga menyatakan motor tersebut sudah lama pergi ke arah Baserah," ujar Hendra. Karena motornya hilang, korban tidak berani pulang ke rumah dan memilih menginap di rumah temannya di Desa Pasarbaru.

Pada Jumat (28/6/2019), korban baru memberitahukan peristiwa tersebut kepada orangtuanya. Tidak terima sepeda motornya dilarikan, orangtua korban melapor ke Polsek Pangean.

"Nah, tadi siang jelang sore, pelaku melintas di Pangean bersama temannya menuju Telukkuantan. Masyarakat melihat dan langsung mencegatnya," ujar Hendra.

Massa yang sudah emosi melihat pelaku langsung menghajarnya. Akibatnya, ia mengalami luka di bagian pelipis dan kepala bagian belakang.

"Mendapat kabar itu, kita langsung ke TKP untuk mengamankan pelaku. Kita langsung bawa ke Puskesmas Pangean. Karena kondisinya kritis, pelaku kita rujuk ke RSUD Telukkuantan," papar Hendra.

Hingga berita ini diterbitkan, pelaku masih mendapat perawatan intensif di RSUD Telukkuantan.

[grc]
loading...