MTQ ke VII Tingkat Kecamatan Rangsang Pesisir Resmi Dibuka, Sekda Meranti: Kegiatan Jangan Hanya Rutinitas dan Seremonial

Penekanan tombol sirine sebagai tanda resminya pembukaan MTQ ke VII Kecamatan Rangsang Pesisir

SELATPANJANG - Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke VII Tingkat Kecamatan Rangsang Pesisir, resmi dibuka oleh Sekda Kepulauan Meranti H Yulian Norwis SE MM, bertempat di Lapangan Sepakbola Desa Kedabu Rapat, Sabtu (23/3/2019) malam.

Tampak hadir Kabag Kesra Kepulauan Meranti Husni Gamal, anggota DPRD Meranti M Tartib, Kapolsek Rangsang Iptu Djoni Rekmamora, Camat Rangsang Pesisir M Nasir AMa Pd,Sekcam Rangsang Pesisir Sudarmadi SP MSi, Kepala Desa Kedabu Rapat Mahadi, tokoh masyarakat Riau Wan Abu Bakar, pihak LAMR Kecamatan, MUI, sejumlah Kepala Desa, para peserta serta ribuan masyarakat.

Sekda Kepulauan Meranti Yulian Norwis SE MM, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan MTQ tidak hanya sebagai rutinitas dan seremonial belaka.

"Kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini jangan hanya sebagai rutinitas dan seremonial saja, akan tetapi harus benar-benar dipahami isi maupun makna dari kegiatan tersebut," ujarnya.

Yulian juga mengajak kepada seluruh tamu undangan yang hadir untuk mencermati dalam kehidupan sehari-hari baik nilai moral maupun budaya.

"Coba dicermati dan difahami karena alquran merupakan ilmu pengetahuan yang tidak habis digali dan dikaji," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Yulian mengajak semua masyarakat untuk ikut berperan dalam membina ilmu bekaitan dengan keagamaan, kemudian di arus globalisasi hendaklah bisa mengimbangi.

"Di zaman yang serba canggih dan mengikuti arus perkembangan teknologi, kita juga harus bisa bersaing yakni dengan ilmu keagamaan," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Rangsang Pesisir M Nasir AMa Pd, dalam sambutannya mengatakan bahwa peserta yang mengikuti MTQ ini merupakan qori dan qoriah hasil seleksi dari masing-masing desa se Kecamatan Rangsang Pesisir.

"Peserta yang mengikuti MTQ tingkat Kecamatan ini terlebih dahulu telah mengikuti seleksi di tingkat desa, sehingga yang mengikuti MTQ ini tentu seleksi untuk MTQ tingkat kabupaten nantinya," ujarnya.

M Nasir juga meminta kepada peserta yang mengikuti perlombaan tersebut tidak hanya sekedar membaca, akan tetapi bisa memahami makna dari acara tersebut dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-sehari.

"Jangan hanya dibaca saja, tapi fahami maknanya dan terapkan agar alquran dapat diamalkan dan dapat dijadikan pedoman hidup," haranya.

Sebelum itu, Mahadi SIp selaku tuan rumah dalam pemaparannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, membaca serta mengamalkan alquran.

Dia juga menjelaskan, kegiatan akan dilaksanakan selama 4 hari yakni mulai tangal 23 hingga 26 Maret 2019.

"Kegiatan ini akan berlangsung selama empat malam yang diikuti sebanyak 298 peserta dari 12 desa se Kabupaten Kepulauan Meranti," jelasnya.

Untuk diketahui, sebelum berlangsungnya peresmian pembukaan MTQ, siangnya telah dilaksanakan Pawai Ta'aruf yang diikuti oleh 10 dari 12 Desa se Kecamatan Rangsang Pesisir.

Adapun Desa-desa se Kecamatan Rangsang Pesisir yang mengikuti Pawai Ta'aruf itu diantaranya, Desa Sokop dengan jumlah sebanyak 11 peserta dan 70 pengembira. Desa Kedabu Rapat dengan 34 peserta dan 200 pengembira.

Kemudian, Desa Kayu Ara sebanyak 23 peserta dan 60 pengembira. Desa Tenggayun Raya sebanyak 25 peserta dan 100 pengembira. Desa Sendaur sebanyak 22 peserta dan 100 pengembira. Desa Tanah Merah sebanyak 30 peserta dan 100 pengembira.

Selanjutnya, Desa Sonde 22 peserta dan 200 pengembira. Desa Bina Sempian sebanyak 20 peserta dan 100 pengembira. Desa Telesung sebanyak 21 peserta dan 70 pengembira, dan Desa Tanjung Kedabu sebanyak 16 peserta dan 80 pengembira.

[grc]
loading...