PT MPP Pastikan Unit Sukaramai Trade Centre Sudah Siap, Sebelum Ramadhan Sudah Soft Opening

PEKANBARU - PT Makmur Papan Permata sebagai pengelola Plaza Sukaramai atau Sukaramai Trade Centre (STC) memastikan semua unit sudah siap menampung para pedagang. Bahkan, sebelum Ramadhan rencananya sudah dilakukan soft opening.

Demikian disampaikan Legal Manager yang juga kuasa hukum PT MPP, Defri usai rapat tertutup dengan Komisi II DPRD Pekanbaru, Senin (17/2/2020).

"Semua unit yang akan ditempati sudah diperbaiki semua. Walau belum sempurna, namun sudah bisa digunakan, dan kita tetap menggesa semuanya selesai 100 persen," ujarnya.

Selain itu, Defri juga mengatakan, pihaknya juga sedang melakukan pembenahan untuk lingkungan jalan dan parkir supaya bisa memberi kenyamanan kepada pengunjung. "Mudah-mudahan sebelum ramadhan sudah bisa soft opening" ujarnya.

Sedangkan untuk yang hadir pada rapat tertutup tersebut merupakan pedagang pemilik ruko dan pedagang pemilik KTBH. "Dari data kami 800 pedagang sudah melakukan pembayaran, dari jumlah itu 200 orang diantaranya sudah lunas 100 persen. Sisanya masih proses. "Dari yang belum melunasi 30 persen masih proses pembayaran dan 70 persen sedang difasilitasi lewat kredi KUR BNI yang suku bunganya 6 persen," jelasnya.

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, pada Senin 10 Februari 2020 telah dilaksanakan hearing lintas Komisi DPRD Kota Pekanbaru bersama dengan perwakilan para pedagang Plaza Sukaramai Trade Centre (STC) terkait nasib lapak para pedagang yang berjualan di sekitaran STC seperti 44 kios di TPS Jalan Hos Cokroaminoto yang akan dibongkar. Dari hearing tersebut, disepakati jadwal pemindahan pedagang Ramayana Trade Center (RTC) dilakukan 21 Februari.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah usai rapat, Senin (17/2/2020) mengatakan, rapat dilakukan tertutup karena menghindari hal-hal yang tak diinginkan karena para pedagang ini memiliki dua kubu.

"Kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tak diinginkan, karena itu, hari ini kita adakan rapat tertutup," ujarnya.

[grc]