Remesta dan GPS Serahkan Bantuan Kepada Safrul Bocah Penderita Luka Bakar Serius

SELATPANJANG - Remaja Mesjid Al-Muhtadin (Remesta) Rintis bersama Gerakan Pemuda Sosial (GPS) didampingi PWRI-B Kepulauan Meranti menyerahkan bantuan berupa uang hasil penggalangan.

Dari hasil penggalangan yang dimulai pada Rabu 28 Agustus hingga Minggu 1 April 2019, dana terkumpul sebesar Rp9.242900, kemudian penyerahan langsung kepada orangtua Safrul, bertempat di Kantor Perkumpulan Wartawan Republik Indonesia Bersatu (PWRI-B) Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, Minggu (1/9/2019) sore.

Ketua PWRI-B Kepulauan Meranti Nurul Fadli, mengungkapkan bahwa penggalangan dana untuk membantu meringankan biaya pengobatan Safrul(12) bocah yang menderita luka bakar serius telah usai dan tentunya segera diserahkan.

"Alhamdulillah ini semua berkat kerjasama dan kekompakan rekan-rekan semua untuk membantu adinda kita Safrul yang mengalami luka bakar serius," ungkapnya.

Ditambahkan Cristiyanto selaku kordinator lapangan didampingi penanggungjawab GPS Syamsul, bahwa buah hati dari pasangan Firdaus dan Laila warga Desa Centai, Kecamatan Pulau Merbau itu saat ini masih dirawat di RS Arifin Ahmad Pekanbaru.

"Semoga adik kita Safrul cept sembuh  dan bisa bekumpul kembali bersama keluarga. Untuk itu kami doakan Safrul bisa kembali bersekolah seperti semula seperti anak-anak yang lain," ucap Chris.

Kata Chris pula, sebagai Pemuda Remesta Rintis sangat peduli kegiatan sosial ini, dan komitmen akan siap membantu masyarakat Kepulauan Meranti bila membutuhkan bantuan.

"Mudah-mudahan dengan upaya yang kita lakukan ini akan membantu meringankan beban adik kita Safrul," ungkapnya.

Sementara itu, Kades Centai A Latif mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama dan ikut berpartisipasi dalam upaya membantu meringankan beban Safrul.

"Mudah-mudahan dana yang terkumpul dan bantuan dari rekan-rekan semua bisa bermanfaat dalam meringankan beban adik kita yang saat ini masih terbaring di rumah sakit," ucapnya.

Kemudian, Firdaus selaku orangtua Safrul mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan, dan berjanji akan segera kembali ke Pekanbru melihat kondisi anaknya itu.

"Terimakasih atas bantuannya, semoga menjadi amal ibadah dan hanya Allah yang bisa membalasnya," pungkasnya.

[grc]
loading...