Satpol PP Riau Bubarkan Warga dan Anak Sekolah di Pekanbaru yang Asyik ‘Ngumpul’ di Warnet

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau dan Polda Riau telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak lagi berkumpul di keramaian, seperti di cafe, mal, tempat perbelanjaan, tempat hiburan dan juga warung internet (warnet). Namun, masih saja ada warga di Bumi Lancang Kuning yang tidak mengindahkan imbauan tersebut, terkait antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19).

Contohnya, dari informasi yang diterima GoRiau.com dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Riau, bahwa masih ada ditemukan warga di Pekanbaru yang asyik ngumpul atau main di warnet.

Kepala Satpol PP Riau, Zainal Z didampingi Kabid Operasi, Dedy Herman melalui Kasi Trantibum dan Tranmas, Ekadinata mengatakan kepada GoRiau.com, bahwa hari ini pihaknya melakukan pembubaran disejumlah warnet yang ada di Pekanbaru.

"Kami melakukan penyisiran sejumlah warnet yang tidak mengindahkan imbauan Gubernur Riau, agar tidak melakukan aktifitas, seperti berkumpul di luar rumah," kata Ekadinta, Selasa (24/3/2020).

Dikatakan Ekadinta, warnet yang disisir oleh Satpol PP Riau yang berada disepanjang Jalan Beringin (Gobah), Jalan WR Supratman, Jalan Hangtuah, Jalan Paus, Jalan Delima, Jalan Satria, dan Jalan Sisingamangaraja.

"Kita mengimbau kepada penjaga warnet yang masih buka, untuk menutup sementara. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona," ungkap Ekadinata.

Saat melakukan penyisiran disejumlah warnet, sambung Ekadinata, pihaknya masih menemukan ada anak sekolah yang sedang asyik main game on-line di warnet.

"Kita mendapati rata-rata setiap warnet berisikan 20 orang hingga 25 orang di dalamnya. Kita ingatkan juga kepada orangtua untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak melakukan aktifitas di luar rumah," jelas Ekadinata.

Yang ikut dalam penyisiran warnet di Pekanbaru dipimpin langsung Kabid Operasi Dedy Herman Rasyid serta didampingi Kasi Trantibum Tranmas Ekadinata, Kasi Intel Firdaus Abe, dan Kasi Aset Harry Zater.

[grc]