Unri Kembangkan Sistem Mina Padi di Desa Koto Benai Kuansing, Nantinya Masyarakat Bisa Panen Padi dan Ikan Secara Bersamaan

TELUKKUANTAN - LPPM Universitas Riau (Unri) akan mengembangkan sistem mina padi di Desa Koto Benai Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Sistem mina padi ini sudah terbukti dalam meningkatkan hasil panen.

Minapadi adalah usaha tani gabungan yang memanfaatkan genangan air di lahan yang ditanami padi untuk budidaya ikan. Selain mendapatkan padi dengan kualitas organik, minapadi membuat petani memanen hasil ganda, yakni padi dan ikan.

Hal itu disampaikan Dr. Ir. Eni Sumiarsih, MSc saat menyampaikan materi sosialisasi di Kantor Kepala Desa Koto Benai, Rabu (10/7/2019).

Dikatakan Eni, kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka melaksanakan tridharma perguruan tinggi. Karena itu, LPPM Unri menghadirkan dirinya bersama para peneliti yang juga dosen yakni Kausar, SSos, MS, Ir Adriman, MSi dan Eddiwan.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi Desa Koto Benai. Kita akan menerapkan sistem mina padi yang telah terbukti meningkatkan hasil panen petani. Jika panen meningkat, tentu masyarakat sejahtera," ujar Eni.

Dalam mengembangkan sistem mina padi ini, LPPM Unri telah menjalin kerjasama dengan Pemerintahan Desa Koto Benai. Desa ini, kata Eni, memiliki potensi untuk penerapan sistem mina padi.

"Di sini ada embung yang tak pernah kering dan selalu mengairi areal persawahan. Nah, kita akan manfaatkan air tersebut untuk memelihara ikan. Nah, di saat padi dipanen, ikannya juga dipanen. Jadi, hasilnya makin banyak," papar Eni.

Masyarakat Koto Benai menyambut baik program yang akan diterapkan LPPM Unri di desanya. Seperti yang disampaikan Rasdianto, Kepala Desa Koto Benai, masyarakatnya merupakan petani yang hanya panen sekali dalam setahun.

"Kami sangat berterimakasih kepada Unri yang mau mengembangkan potensi desa Koto Benai ini. Program ini jelas akan memberi keuntungan kepada masyarakat," ujar Rasdianto didampingi Shella Astrid, selaku Pendamping Desa Koto Benai.

Ia berharap, program kerjasama ini terus berlanjut dan menjadikan Desa Koto Benai menjadi desa yang maju di Riau.

Kegiatan sosialisasi penerapan mina padi ini juga melibatkan mahasiswa Kukerta Unri, perangkat Desa Koto Benai, Kelompok Tani, Kelompok Pembudidaya Rimbo Godang dan penyuluh perikanan Yudika Yendra serta masyarakat setempat.

[grc]