Warung Remang-remang di Perbatasan Riau – Sumbar Segera Dirobohkan

BANGKINANG - Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto meminta pemilik warung remang-remang di Kecamatan XIII Koto Kampar untuk segera merobohkan bangunannya sebelum pihaknya bertindak, Selasa (8/10/2019).

"Saya akan memberikan kesempatan kepada pemilik warung ini membongkar bangunannya sendiri sebelum dinas terkait melakukan tindakan tegas terhadap bangunan negatif yang sebelumnya beroperasi di lokasi ini," kata Catur saat meninjau lansung ke warung remang-remang yang terletak di Desa Tanjung Alai, tepatnya di perbatasan Kabupaten Kampar dengan Sumatera Barat ini. 

Karena kata bupati, mungkin ada bagian-bagian bangunan yang bisa dimanfaatkan oleh pemilik warung tersebut. 

Dan ini dilakukan dengan tujuan untuk menghapuskan Penyakit Masyarakat (Pekat) di Kabupaten Kampar, khususnya Pekat di Desa Tanjung Alai tersebut. Bupati Kampar juga berharap setelah dirobohkan warung remang-remang tak dibangun lagi oleh siapapun, karena dalam rencana dinas terkait akan membangun kios-kios yang bisa dimanfaatkan masyarakat setempat. 

"Kedepan, setelah dilakukan pembongkaran, dinas terkait akan membangun kios-kios di sini untuk memasarkan industri rumah tangga yang dihasilkan oleh masyarakat desa sekitar mengingat di lokasi ini juga terdapat berbagai objek wisata yang selalu ramai dikunjungi pengunjung," ujarnya. 

Catur menambahkan, bahwa semua upaya yang dilakukan ini adalah demi menjaga marwah dan nama baik Kabupaten Kampar sebagai Serambi Mekkahnya Riau.

"Apalagi beberapa bulan kedepan kita akan menjdi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Riau. Untuk itu kita tidak ingin nama daerah kita tercoreng hanya karena perbuatan segelintir orang," ulasnya.

[grc]
loading...