oleh

Mendikbud Buka Acara OSN 2017 di Pekanbaru

PEKANBARU – Prof. DR. Muhadjir Effendi, MAP (Mendikbud RI) membuka Acara Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tahun 2017 di Gelanggang Remaja Pekanbaru Jl. Jendral Sudirman, Kota Pekanbaru. Senin (3/7/2017) pagi.

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Prov. Riau beserta Istri, Wakil Gubernur Prov. Riau beserta Istri, Hamid Muhammad, Phd (Dirjen Dikdasmen), Danrem 031/WB, Kapolda Riau, Danlanud Roesmin Nurjadin, Danlanal Dumai, Sekda Prov. Riau, Walikota Pekanbaru, Para Bupati se-Prov. Riau, Kajati Prov. Riau, H. Ahmad Supardi (Kanwil Kemenag Prov. Riau) dan Kadisdik se-Indonesia.

banner 300x250

Dari pantauan dilapangan, tidak kurang sekitar 2500 orang tamu Undangan dan peserta OSN se-Indonesia turut memeriahkan acara Akbar tersebut.

Gubernur Prov. Riau dalam sambutannya menyampaikan, Pemprov Riau mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang telah mempercayakan Prov. Riau sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional XVI Tahun 2017.

“Hal tersebut sejalan dengan gencarnya Pemerintah prov. Riau untuk meningkatkan bidang Pendidikan yang berkarakter, ” kata Andi dalam sambutannya.

“Pemprov Riau terdiri dari 2 Kota dan 10 Kabupaten yang memiliki SDA yang melimpah dengan berbatasan langsung Negara tetangga Singapura, Malaysia dan Thailand, dan memiliki kerjasama pertumbuhan Ekonomi Golden Triangle di kawasan Asia Tenggara. Visi Prov. Riau untuk menjadi pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara dengan penguatan patiwisata berbasis budaya dengan tagline Riau The Home Land Of Melayu,” terangnya.

Pembukaan OSN oleh Mendikbud RI ditandai dengan pemukulan Kompang.

“Sains dan ilmu pengetahuan sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat dan merupakan salah satu keilmuan yang dikompetisikan ditingkat dunia. Terdapat 1.280 siswa dari 40 juta siswa yang telah diseleksi menjadi kekuatan Nasional dalam menghadapi kompetisi Global,” terang Mendikbud dalam sambutannya.

“OSN merupakan ajang yang penting untuk menyiapkan SDM unggul agar tidak menjadi bangsa pecundang dalam kompetisi dunia, sehingga bangsa Indonesia dapat berdiri tegak sama dengan bangsa lain,” sambungnya.

Mendikbud juga mengharapkan Peserta OSN mampu menjadi penentu nasib bangsa dimasa depan.(TW)