oleh

Hal Ini Bisa Jadi Alasan Marquez Hengkang dari Honda

AALST – Sejak melakoni debut di kelas MotoGP pada 2013, Marc Marquez langsung menjelma sebagai pembalap papan atas di dunia. Bahkan lebih hebatnya lagi, ia mampu langsung menjadi juara dunia pada musim debutnya di MotoGP.

Setelahnya, tercatat pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut mampu meraih tiga gelar juara dunia tambahan. Yang mana teranyar Marquez raih ketika tampil impresif sepanjang kejuaraan dunia MotoGP 2017.

banner 300x250

Meski mampu menunjukkan performa luar biasa di atas lintasan, masih banyak yang meragukan kualitas Marquez sebagai pembalap papan atas. Bahkan banyak yang berpendapat bahwa Marquez jadi juara dunia lantaran dibantu performa motor Honda di setiap kejuaraan dunianya.

Maka dari itu, muncul rumor bahwa Marquez berniat untuk angkat kaki dari Tim Repsol Honda ketika kontraknya berakhir. Terlebih terdapat sejumlah tim mapan yang juga sangat menginginkan jasa Marquez sebagai pembalap mereka.

Baca Juga: Legenda MotoGP Sebut Marquez Beruntung Tak Alami Cedera Parah Musim Ini

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari Marquez sendiri. Ia pun mengaku memang tak dapat memastikan kapan dirinya berpisah dengan Tim Honda. Namun, Marquez menilai ada beberapa hal yang bisa membuat dirinya memutuskan pergi dari Tim Honda demi bergabung dengan tim lain di masa mendatang.

“Apa yang akan membuat saya meninggalkan Honda? Tak bisa menang, karena saya selalu ingin ada di tim pemenang. Balap motor adalah olahraga di mana atletnya lebih menentukan; rider lebih penting dari motor, kru teknis dan segala hal di sekitarnya,” ungkap Marquez, seperti disadur dari Motorsport, Kamis (4/1/2018).

“Pembalap juga harus mencari tempat di mana ia bisa mengeksploitasi cara dan kualitas berkendaranya sebaik mungkin. Sulit untuk tahu saya akan berpindah tim. Anda harus mendengarkan semua orang, harus berdiskusi. Usai juara, saya tak bisa bicara jelek soal Honda, saya nyaman,” lanjutnya.

“Akan tetapi kami harus lihat jalannya pramusim ini. Impian saya sejak kecil adalah membela pabrikan terbesar di dunia dan di sanalah saya berada pada saat ini, jadi saya benar-benar merasa sangat senang,” imbuh pembalap asal Spanyol tersebut.

(Ram)