oleh

3 Hari Dapat Sinyal Kapal Minta Pertolongan, Basarnas Sisiri Perairan Dumai

Terlihat seorang anggota Basarnas KN 218 Pekanbaru di Dumai tengah menyandang alat Detection Finder yang berfungsi mendeteksi sinyal Distrees

DUMAI – Selama tiga malam berturut-turut, Badan SAR Nasional Pekanbaru di Dumai mendapat sinyal Distress di perairan Dumai.

Dikatakan Leni Tadika, Kapten KN 218 Basarnas Pekanbaru, pihaknya kembali menyisiri perairan Dumai dikarenakan adanya muncul sinyal dari kapal yang membutuhkan pertolongan.

banner 300x250

“Sudah tiga malam ini pihak kita mendapatkan sinyal Distress dari perairan Dumai,” kata Leni Basarnas, Selasa (15/1/2019).

Leni mengatakan, sesampainya di titik kordinat yang diterima berjarak sekitar 8 mill, pihaknya tidak menemukan adanya pihak kapal yang membutuhkan pertolongan.

“Sinyal yang kita terima ini kadang-kadang muncul, namun tetap kita turun kelokasi untuk memastikannya,” katanya.

Dijelaskannya, sinyal Distress sendiri merupakan sinyal yang dipancarkan kapal kalau sedang ada musibah atau membutuhkan pertolongan.

“Kita setiap saat selalu siaga, dan untuk saat ini pihak kita belum menemukan adanya kapal yang membutuhkan pertolongan,” katanya mengakhiri.