oleh

Meranti Night Carnival Ikut Meriahkan Pesta Perang Air di Kota Sagu

Kepala Disparpora Kepulauan Meranti Rizki Hidayat SStp MSi, didampingi Kabid Pariwisata Indra Yuni, saat konferensi pers terkait pesta perang air

SELATPANJANG – Meranti Night Carnival ikut ditampilkan di pesta perang air yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Meranti, bertempat di Taman Cikpuan, Jalan Merdeka Selatpanjang.

Meranti Night Carnival yang dimulai 5-10 Februari 2019 ini akan menampilkan food center point souvener atau handeralf, night market, pentas seni, live musik, stand up comedy, dan thalk show.

banner 300x250

Sebagaimana disampaikan Kepala Disparpora Kepulauan Meranti Rizki Hidayat SStp MSi, didampingi Kabid Pariwisata Indra Yuni, saat berlangsungnya kegiatan perang air nanti tidak hanya diikuti oleh warga di Kepulauan Meranti saja akan tetapi diikuti oleh warga yang berasal dari luar negeri.

“Tidak hanya warga Meranti tetapi juga warga luar negeri, seperti Hongkong dan Kedubes Cina,” ujar Rizki kepada sejumlah wartawan dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Disparpora Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, Senin (21/1/2019) siang.

Dijelaskan Rizki, oleh karena banyaknya Wisatan Asing (Wisman) yang akan datang ke Kabupaten Kepulauan Meranti pada pesta perang air yang digelar selama 6 hari yakni mulai 5 hingga 7 Februari itu, pihak Disparpora mengimbau kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

“Dukungan dari semua pihak sangat kita harapkan, tetutama bagi Wisman yang datang bisa merasa aman dan nyaman,” harap Rizki.

Ditambahkan Rizki, dari data yang diperoleh tahun lalu jumlah keseluruhan wisatawan saat perayaan perang air di kota sagu mencapai 25.000. Sementara wisatawan luar negeri mencapai 547 orang.

Lebih jauh, Kadisparpora Kepulauan Meranti itu juga mengingatkan kepada pelaku-pelaku usaha untuk tidak menaikan harga secara semena-mena.

“Kita juga menghimbau kepada pelaku-pelaku usaha rumah makan dan perhotelan agar tidak menaikkan harga saat kegiatan perang air nanti. Takutnya ada oknum-oknum yang memanfaatkan moment ini,” tegasnya.