oleh

PHL RS Eka Hospital Ditemukan Tewas Terhimpit Sepeda Motor di Kampar, Diduga Korban Lakalantas

Kondisi PHL RS Eka Hospital yang ditemukan audah tidak bernyawa oleh warga di Kampar

BANGKINANG – Warga dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi terhimpit sepeda motor di pinggir jalan menuju Kawasan Pariwisata Pulau Cinta, Desa Kampung Kampung Pinang, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, Riau.

Korban bernama Abdul Rahman (28) ditemukan warga sudah tidak bernyawa lagi dan terhimpit sepeda motor Yamaha Mio J warna hitam merah, Kamis (24/1/2019) siang kemarin.

banner 300x250

Kapolsek Perhentian Raja Iptu Zulfatriano saat dikonfirmasi GoRiau.com melalui Paur Humas Polres Kampar Ipda Deni Yusra mengatakan, korban merupakan PHL bagian Laundry RS Eka Hospital di Jalan Bakti Husada, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

“Korban diduga tewas karena mengalami kecelakaan (laka) lalulintas tunggal. Juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ditubuhnya. Dan diperkuat keterangan pihak keluarganya, kalau korban juga mengidap epilepsi,” katanya, Jumat (25/1/2019).

Korban saat itu pertama ditemukan oleh Ardi yang melintas di jalan tersebut, sambungnya. Ardi melihat seseorang terhimpit sepeda motor ditepi parit sisi jalan. Saat dipanggil, korban tidak menjawab.

“Saksi mata kemudian memanggil rekannya untuk mengecek kondisi korban dan ternyata sudah meninggal dunia. Kejadian itu dilaporkan ke aparat desa setempat, serta Bhabinkamtibmas Desa Kampung Pinang Brigadir Arifin Ahmad, laporan ini kemudian diteruskan ke kepada Kapolsek Perhentian Raja,” ujarnya.

Atas permintaan pihak keluarga, dikatakannya, jenazah korban diserahkan kepada ibu kandungnya Jumiati dan istrinya yang disaksikan oleh Kepala Desa Teluk Kenidai Budi Setiawan beserta warga desa.

“Pihak keluarga juga menolak dilakukan visum dan otopsi, karena ini murni kecelakaan. Korban dikebumikan di TPU Dusun III Teluk Jering Desa Teluk Kenidai, Kecamatan Tambang,” jelasnya.