oleh

Poster Habib Rizieq Tarik Dukungan ke Prabowo-Sandi Jadi Viral, Berikut Faktanya!

POSTER yang berisi komando pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Habib Rizieq Shihab agar menarik dukungan dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, telah beredar luas di media sosial. Terutama di Twitter. Dalam poster itu terpampang foto Rizieq dan bertulisan yang diawali kalimat tagar #SatuKomandoHRS. Kemudian kalimat dibawahnya:

Maklumat Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Muhammad Rizieq Shihab. Sehubungan pernyataan resmi dari Hasyim Djojohadikusumo terkait “Dipersilahkannya anggota PKI dari keluarga hingga cucu untuk mendukung Prabowo” maka diserukan segenap aktivis FPI & sayap juangnya beserta simpatisan FPI & seluruhnya untuk segera:

banner 300x250

“Mengundurkan diri massal terkait dukungan kepada Prabowo-Sandi, dikarenakan mereka telah membuka pintu gerbang masuk untuk PKI”. Sesuai pernyataan dari Hasyim Djojohadikusumo pada 27 Januari 2019 di Gedung Bhayangkari, Jakarta Selatan.

Dalam poster itu juga dituliskan bahwa maklumat ini sesuai dengan sikap politik FPI yang menganggap Prabowo meminta dukungan PKI dan ingin PKI ada di Indonesia.

Si pengunggah poster ini (https://t.co/j18u7Om6GW) juga menyertakan caption: “Seruan Habib Rizieq kepada umat muslim se-Indonesia untuk segera mencabut dukungan kepada Prabowo-Sandi, karena bersedia menerima dukungan dari “PKI”! #CakIminMenangkanJokowi”

Ada pula akun lain (https://t.co/2rclS5NHjO) yang mengunggah poster maklumat serupa dengan caption: “Maklumat Imam Besar Habib Muhammad Rizieq Syihab, menyerukan Aktivis FPI dan Sayap Juangnya untuk tidak mendukung Prabowo

@P3nj3l4j4h

@TheArieAir

@GesuriID

@fadjroeL

#GaHoaxGaMakan #KoalisiPraBohong #WowoCapresAbadi #2019PilihJokowi #01IndonesiaMaju #JokowiLagi”

Pada intinya, dalam maklumat itu Rizieq menyerukan kepada seluruh aktivis FPI, organisasi sayap, dan simpatisan agar menarik diri dari Prabowo-Sandi. Alasannya, karena adanya pernyataan dari adik Prabowo, Hashim Sujono Djojohadikusumo, bahwa Prabowo dan Sandi menerima dukungan dari siapa pun. Termasuk keluarga dan keturunan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

Pernyataan yang dirujuk dalam poster itu disampaikan Hashim saat menjadi pembicara dalam acara Dialog Nasional Kebhinekaan di Kemayoran, Jakarta Selatan, 27 Januari 2019 lalu.

Dalam kutipan beberapa media online, Hashim mengatakan, sebagai politikus pihaknya akan menerima dukungan dari siapa pun, kecuali dari setan. “Kami akan terima dukungan dari manapun, kecuali iblis, kecuali setan, yang lain kami terima. Prabowo terima. Bahkan anak dan cucu PKI pun, cicit PKI kami akan terima dukungannya, saya katakan itu,” kata Hashim kala itu.

“Kita mau menang tapi yang jelas Pak Prabowo tak dibawa ke arah palu arit. Prabowo tetap Pancasila, tetap UUD 1945, tetap NKRI itu dan Prabowo juga jelasin demikian. Kita mau menang siapapun yang dukung kita, kita terima kecuali setan iblis,” sambungnya.

Menanggapi poster yang beredar itu, salah satu tokoh FPI, Novel Bamukmin mengatakan bahwa poster yang berisi komando pimpinan FPI Rizieq Shihab agar menarik dukungan dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai kabar bohong alias hoaks.

Juru bicara FPI, Slamet Maarif pun mengatakan hal yang sama, bahwa maklumat tersebut merupakan kabar bohong alias hoaks.

Dalam debunk yang dilakukan Levy Abubakar Madila Nasution di laman grup FB Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH), Rabu (30/1/2019), menyebutkan bahwa informasi yang beredar mengenai poster maklumat itu masuk dalam kategori manipulated content atau disinformasi.

Dalam debunk itu, Levy juga menyertakan referensi pemberitaan-pemberitaan di media online mainstream yang menyimpulkan dan mengutip pernyataan petinggi FPI bahwa poster maklumat itu adalah hoaks.

(kha)