Dihadapan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Bupati Kampar Ungkapkan Kampar Masih Kekurangan Guru SD dan SLTP

Riau71 Dilihat
Bupati Kampar saat menerima bantuan secara simbolis yang diberikan Kemendikbud RI

BANGKINANG – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Kampar Rp 449,4 miliar.

Bantuan ini diberikan untuk program Indonesia pintar, BOS, DAK Fisik, tunjangan guru,, tunjangan profesi guru, tambahan penghasilan guru, bantuan operasional PAUD dan bantuan operasional kesetaraan.

banner 300x250

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendi menyebutkan hal itu saat berkunjung ke Kampar, Sabtu (9/3/2019) di lapangan pelajar Bangkinang. Bantuan diberikan untuk Kampar oleh Pemerintah Pusat demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Kampar.

Dengan telah dibantunya oleh pemerintah pusat dana untuk kemajuan pendidikan, Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto berharap kepada para guru dapat bersinergi dalam meningkatkan mutu dan lebih mengoptimalkan pendidikan di Kabupaten Kampar.

Bupati Kampar juga menjelaskan bahwa pada saat ini Kampar memiliki lembaga pendidikan sebanyak 1404. Dan satuan pendidakan terdiri dari 424 lembaga PAUD non formal, 350 TK, 492 SD, 131 SMP, serta satuan pendidikan di bawah pembinaan kementerian agama dengan total siswa sebanyak 131.939 siswa.

Sementara itu jumlah guru sebanyak 10.516 yang tersebar di 21 kecamatan. Ia mengatakan bahwa saat ini Pemkab Kampar masih kekurangan guru sebanyak 3.255 untuk guru SD dan SLTP.

“Pemkab Kampar menyampaikan ucapan syukur atas bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah pusat untuk DAK non fisik, Dana Bantuan Pemerintah, dana BOS dan lainnya. Begitu juga terhadap Kartu Indonesia Pintar untuk 51.057 siswa,” ucap Catur Sugeng.