oleh

Sekolah di Kuansing Bersiap Masuki Era New Normal

TELUKKUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau meminta pihak sekolah menyediakan beberapa titik wastafel, sabun dan handsanitizer di sekolah. Sarana dan prasarana lainnya juga harus disiapkan menjelang dilaksanakannya proses belajar mengajar di sekolah.

Jupirman, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kuansing menyatakan saat ini pihaknya masih memperpanjang proses belajar mengajar di rumah sampai 14 Juni 2020.

banner 300x250

“Nah, selama masa ini, kita sudah minta pihak sekolah, terutama guru untuk mensosialisasikan ke siswa dan orangtua bagaimana proses belajar mengajar di sekolah selama pandemi Covid-19,” ujar Kepala Disdikpora Kuansing melalui Sekretaris Masrul Hakim, Selasa (2/6/2020) di Telukkuantan.

Dikatakan Masrul, pihaknya sudah menggelar rapat dengan para kepala sekolah di Kuansing. Hal itu untuk membicarakan petunjuk teknis proses belajar mengajar di sekolah selama pandemi Covid-19.

“Proses belajar mengajar tetap berpedoman pada protokol kesehatan. Jika mengacu itu, tentu kita perlu menyusun Juknis. Sebenarnya draf Juknis sudah ada. Kita mengatur jumlah siswa dalam kelas dan jam pelajarannya,” kata Masrul.

Juknis tersebut sangat perlu dibuat, agar memastikan protokol kesehatan berjalan di sekolah. “Jumlah siswa hanya boleh maksimal 20 orang setiap kelas. Dengan adanya aturan ini, tentu jumlah kelas jadi banyak.”

“Nah, karena kelasnya bertambah, maka jam pelajarannya dikurangi. Biasanya 45 menit menjadi 40 menit. Sehingga, tak ada yang belajar kesorean,” tutur Masrul.

Di sisi lain, pihak sekolah juga diminta untuk menyediakan thermogun satu unit untuk 100 siswa. Pihak sekolah harus rutin memeriksa suhu badan siswa dan setiap orang yang datang ke sekolah.

“Pihak sekolah juga diminta untuk koordinasi dengan pihak Puskesmas, sehingga kalau ada indikasi Covid-19, bisa segera ditangani,” ujar Masrul.

Lantas, kapan dimulainya proses belajar mengajar di sekolah? Menjawab hal ini, Masrul menyatakan Disdikpora Kuansing akan membicarakannya dengan Bupati Kuansing.

“Hari ini kita rapat untuk penentuan kapan dimulai proses belajar mengajar di sekolah,” singkat Masrul.