oleh

APPMK: Buk Megawati Harus Pecat Kader PDIP yang Menipu Wong Cilik

PEKANBARU – Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat Kecil (APPMK) menggelar aksi demo didepan Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau, Rabu (7/7/21). Aksi ini merupakan lanjutan dari kasus dugaan penggelapan uang oleh Anggota DPRD Riau Fraksi PDIP, Sugeng Pranoto.

Sugeng diduga telah melakukan Pmpenipuan atau penggelapan titipan uang dari pihak keluarga Edy Rantau dan Azizah senilai Rp 170 juta. Kasus ini sudah berjalan sejak 2012 silam. Sugeng dianggap selalu mengelak setiap kali ditagih.

banner 300x250

Koordinator aksi, Erlangga menilai bahwa tindakan ini merupakan sikap amoral. Apalagi, Partai PDI Perjuangan selama ini dikenal sebagai partai wong cilik. Sehingga, kader-kader seperti ini tidak mencerminkan sikap partai.

Bahkan menurut Info yang didapat oleh APPMK, kata Erlangga, bukan kali ini ini saja Sugeng diduga melakukan yang sama. Ada beberapa korban lainnya yang mengalami hal sama, baik itu kasus cek kosong maupun investasi bodong.

“Kita Minta Polresta Pekanbaru segera tangkap Sugeng Pranoto, jangan ada timpang tindih proses hukum disini, dan DPP Partai PDI Perjuangan segera proses dan memberikan sanksi terhadap Sugeng Pranoto, karna oknum seperti ini tidak layak menjadi wakil rakyat, tidak bermoral dan semena-mena terhadap masyarakat kecil,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan dilapangan, APPMK mendatangi kantor DPD PDIP Riau dengan membawa spanduk dan menyampaikan pernyataan sikap supaya Sugeng ditangkap dan diadili sesuai undang-undang yang berlaku.

Berikut pernyataan sikap dari APPMK:

1. Aparat hukum jangan melindungi oknum Anggota DPRD Riau penindas “Wong Cilik”, polisi harus segera menangkap dan menindaklanjuti laporannya.

2. Segera panggil dan tangkap sugeng pranoto oknum Anggota DPRD Provinsi Riau yang melakukan penipuan terhadap Masyarakat (Eddy Rantau dan Azizah).

3. Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat Kecil meminta kepada Ketua DPD PDIP Riau memecat segera oknum kader dan juga Anggota DPRD Provinsi Riau, Sugeng Pranoto.

4. Meminta kepada Badan Kehormatan DPRD Riau segera panggil dan proses Sugeng Pranoto atas perbuatannya yang biadab dan tidak bermoral.

5. Meminta kepada yang terhormat ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk memevat oknum kader yang menindas dan menipu rakyat kecil.

Sugeng Pranoto sendiri beberapa waktu yang lalu sudah membantah tudingan ini, menurutnya hubungan dia dan Eddy Rantau murni adalah bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun, bisnis ini merugi sehingga tidak ada lagi profit yang didapat Eddy.

Sesuai perjanjiannya, Eddy Rantau akan diberi fee sebesar lima persen dari total keuntungan, karena bisnis ini bangkrut, fee ke Eddy Rantau dihentikan.