oleh

Pemanfaatan Media Sosial Terbukti Dapat Mengangkat Sektor Pariwisata di Riau

PEKANBARU – Dalam rangka pemanfaatan media sosial (medsos) untuk menyebarluaskan informasi kepada khalayak umum, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Riau dan Biro Humas, Protokol dan Kerjasama Sekretariat Daerah Provinsi Riau telah memanfaatkan medsos seperti Instagram, YouTube, Facebook dan Twitter untuk menyampaikan informasi tentang berbagai hal di lingkungan Pemprov Riau.

“Berbagai kegiatan Pemprov Riau misalnya bisa diakses melalui akun streaming.riau.go.id yang memanfaatkan channel YouTube. Artinya, kami di Pemprov Riau juga sudah memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan pelayanan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat luas,” kata Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution dalam acara media and public workshop yang mengangkat tema How To Handle Press and Social Media Well di Hotel Premier Pekanbaru, Jumat (3/5/2019).

banner 300x250

Pemanfaatan media sosial ini, lanjut Wagubri, juga telah berhasil mengangkat sektor pariwisata sebagai salah satu sektor primadona dalam membantu pembangunan di Provinsi Riau.

Dengan aktif menggunakan media sosial seperti Instagram, Facebook, YouTube, dan Twitter, berdasarkan hasil rekapitulasi data kunjungan wisatawan mancanegara, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2018 ke Riau melonjak naik 30 persen yakni sebanyak 146.935 wisman. Angka tersebut melebihi dari capaian dua tahun sebelumnya.

Pada tahun 2016 tercatat 66.130 orang dan 2017 mencapai 91.484 wisman. Jumlah ini melebihi target dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Riau sebesar 79 ribu orang.

Sedangkan, untuk jumlah pergerakan wisatawan nusantara di Provinsi Riau berhasil menembus angka 6.823.676 pengunjung. Saat ini sektor pariwisata berhasil menyumbangkan devisa serta penyerapan tenaga kerja yang amat signifikan bagi negara.

“Bahkan sektor ini menjadi primadona baru bagi pembangunan nasional. Presiden Joko Widodo juga telah menempatkan pariwisata sebagai salah satu sektor prioritas selain infrastruktur, maritim, pangan dan energi,” tuturnya.