SIAK SRI INDRAPURA – Pendapatan dari hasil Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Siak tahun 2018 melebihi target. Capaiannya Rp 21,09 miliar atau 102,9 persen dari target sebesar Rp 20,5 miliar.
Lebihnya capaian PBB-P2 tahun 2018 ini berkat kerjasama yang baik dari Lurah, Penghulu, serta Camat dan perusahaan di masing-masing daerah. Tercatat ada 95 penerima penghargaan atas prestasi yang luar biasa tersebut.
Penghargaan itu diberikan Pemerintah Kabupaten Siak melalui Badan Keuangan Daerah Kabupaten Siak pada Pekan Panutan PBB-P2 yang digelar di Gedung Kesenian Siak Sri Indrapura, Selasa (26/8/2019) pagi itu sebagai bentuk apresiasi karena sudah berhasil merealisasikan kebijakan PBB di Negeri Istana.
Dari 95 penerima penghargaan tersebut, Kecamatan Tualang, Sungai Mandau dan Sungai Apit ditetapkan sebagai 3 kecamatan terbaik, berikutnya sebanyak 42 Kampung dan Kelurahan se-Kabupaten Siak yang diambil masing-masing 3 kampung kelurahan dari setiap kecamatan.
Selain itu juga ditetapkan 42 Petugas pemungutan PBB-P2 terbaik se-Kabupaten Siak serta 8 perusahaan di Kabupaten Siak.
Bupati Siak, Alfedri mengatakan Pemerintah Kabupaten Siak sudah mulai mengelola Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan pada Tanggal 01 Januari 2013 yang lalu. “Alhamdulillah untuk Tahun 2018 lalu, pengumpulan PBB-P2 telah melebihi target,” jelas mantan Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Siak tersebut.
Alfedri juga .enghimbau untuk terus meningkatkan kesadaran para wajib pajak, dan para Camat, Lurah dan Penghulu, agar lebih pro-aktif melakukan sosialiasi dan penagihan sehingga penerimaan PBB pada Tahun 2019 ini dapat lebih ditingkatkan lagi, khususnya bagi beberapa kecamatan yang realiasinya masih berada dibawah 80 persen.
Dalam kesempatan yang sama pula, Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Siak, Yan Pranajaya mengatakan kegiatan Pekan Panutan PBB-P2, merupakan kegiatan apresiatif untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak bagai para wajib pajak, berupa pajak bumi dan bangunan Perdesaan dan Perkotaan di Kabupaten Siak.
“Ini merupakan tahun kedua Kegiatan Pekan Panutan PBB-P2 diselenggarakan. Kami juga mengundang seluruh Camat dan Kepala OPD agar bisa membantu mendorong masyarakat untuk membayar pajak PBB-P2,” kata Yan.
Pajak yang dipungut oleh petugas pengumpulan pajak di setiap Kampung, tambahnya, akan dikembalikan ke Kampung dan Kelurahan asal pajak tersebut dalam bentuk pembangunan fisik sarana dan prasarana.
“Kedepannya, pembayaran PBB-P2 akan lebih mudah karena pembayaran dapat dilaksanakan di seluruh kantor Bank Riau Kepri, Anjungan Tunai Mandiri (ATM), Internet Banking, dan outlet-outlet pembayaran yang ada di Indomaret dan Alfamart,” ucap mantan Kepala Bappeda Kabupaten Siak tersebut.










