oleh

Tinjau Gudang Beku Terintegrasi KKP RI di Kampar, Ini Harapan Gubri Syamsuar

KAMPAR – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI membangun Gudang Beku Terintegrasi atau Integrated Cold Storage (ICS) di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, tahun 2018. Gudang beku ini memiliki kapasitas 100 ton, untuk mendongkrak industrialisasi ikan patin nasional.

Sebelum beroperasi, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, meninjau gudang beku tersebut, Sabtu (28/9/2019) kemarin. Usai meninjau, dikatakannya, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kampar dapat memanfatkan adanya gudang beku ini secara maksimal.

banner 300x250

“Dengan adanya gudang beku ini bisa mengolah ikan patin dan ikan lainnya yang ada di Provinsi Riau, terkhusus di Kabupaten Kampar, menjadi sebuah produk yang memiliki nilai jual tinggi. Termasuk untuk ekspor,” kata Syamsuar kepada GoRiau.com.

gudang beku ini merupakan telah memiliki standar pengolahan ikan sebelum ikan dijual ke pasar bebas. Harapan dirinya, dengan adanya gudang beku di Kabupaten Kampar bantuan KKP RI, budidaya ikan di Riau memiliki standar yang diharapkan pasar lokal dan international.

“Tidak hanya bibit ikan yang bagus, pakan ikan pun harus memiliki standar. Sehingga mampu menghasilkan ikan patin dan ikan lainnya yang memiliki standar ekspor saat dipanen kemudian hari,” ungkapnya.

Untuk awalnya, sambungnya, kapasitas yang mampu dipenuhi peternak ikan di sini baru 10 ton. Ia pun mengharapkan ada peningkatan produksi ikan melalui gudang beku ini ketika beroperasi nanti.

“Informasi dari Pak Bupati daerah lain yang dibangun gudang beku seperti ini, ada yang tidak berhasil. Kita harapkan dengan adanya bantuan pemerintah pusat ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh peternak ikan dan masyarakat lainnya di Riau,” harap Syamsuar.

Bupati Kampar, Catur Sugeng juga berharap, kehadiran gudang beku ini mampu meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dan menyerap tenaga kerja di Kabupaten Kampar.

“Pak Syamsuar berpesan pada saya, kalau perusahaan yang mengelola tidak mampu, BUMD Kabupaten Kampar yang akan mengelolanya,” jelas Catur.

Alasan dibangunnya gudang beku terintegrasi ini oleh KKP RI, melihat potensi pasar ikan patin Amerika dan Eropa yang terbuka lebar. Digunakan secara terintegrasi mulai dari proses ikan sampai pembekuan. Sehingga kegiatan di gudang beku ini bisa mendukung sektor perikanan khususnya budidaya ikan patin yang ada di Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar pada khususnya.

Gudang beku ini mempunyai gudang pendingin, yang dilengkapi dengan sarana pendukung lainnya, seperti unit pengolahan ikan, air blast freezer, ice flakae machine, water treatment plant, genset, serta unit pengolahan air limbah.