oleh

Kepenghuluan Bantaian Rohil Telah Salurkan Bantuan Sesuai Peraturan Penghulu No 5 Tahun 2020 yakni untuk 117 KK

BAGANSIAPIAPI – Penyaluran bantuan langsung tunai menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk warga terdampak Covid-19 di Kepenghuluan Bantaian, Batu Hampar, Rokan Hilir, Riau sudah sesuai dengan Peraturan Penghulu No 5 tahun 2020. Bantuan diberikan kepada 117 KK di 14 RT.

Penghulu Bantaian Batu Hampar Rokan Hilir Riau, R Imam Buchori ST didampingi Sekdes Hario SSos, Ketua BP Kep Nurkolis, Sabtu (30/5/2020) menyebutkan, pihaknya telah menyalurkan BLT ADD kepada 117 KK di 14 RT di Kepenghuluan Bantaian.

banner 300x250

Menurutnya sebelum menyalurkan BLT ADD, pihaknya terlebih dulu membuat Peraturan Penghulu Bantaian Nonor: 5 Tahun 2020 tanggal 04 Mei 2020. Bantuan Lansung Tunai (BLT) terteta daftar nama penerima akibat terimbas dampak pandemik virus diesese Covid-19 tahun anggaran 2020.

“Totalnya, penerima PKH 93 orang (KK) penerima BPNT 129 orang (KK), BLT Kemensos Pusat 102 dan BLT ADD 117 KK,” ucap Imam Buchori.

Menurut Penghulu Bantaian dan BP Kep, dari 30 persen dana ADD 2020 total jumlah Rp210.600.000 untuk April, Mei, Juni 2020, sudah salurkan Tahap Pertama 72.200.000, akan menyusul tahap kedua dan ketiga,” jelas Imam Buchori.

Dikatakan, pihaknya membuat daftar nama penerima BLT dari Anggaran Dana Desa Bantaian sebanyak 117 orang atau Kepala Keluarga sesuai kriteria dan aturan Kementetian Desa PDTT Nonor: 6 Tahun 2020. Namun ketika akan menyalurkan BLT DD, Ketua RT tak sanggup membagikan karena warga yang tidak terdaftar sebagai penerima protes.

Akhirnya Ketua RT bersama warga bermusyawarah dan sepakat memutuskan uang Rp600.000 yang ditetima 117 orang (KK) dibagi rata Rp150.000 untuk 468 orang (KK).

“Kepenghuluan membuat SK penyaluran BLT ADD 2020, hanya di tingkat RT bersama warga sepakat dibagi rata,” jelas Imam Buchori ST dengan menunjukan daftar penerima dan tanda tangan 117 orang yang menerima BLT ADD di Kepenghuluan Bantaian.

“Tegas, untuk penyaluran Tahap II Mei dan Tahap III Juni kami akan lebih berhati-hati lagi dalam hal ini,” aku Nurkolis, Ketua BP Kep (Badan Permusyawaratan Kepenghuluan) Bantaian Kecamatan Batu Hampar.