PEKANBARU – Seorang penumpang kapal KM Jelatik Ekspress, dari Meranti tiba-tiba meninggal saat tiba di Pelabuhan Sungai Duku. Sebanyak 100 penumpang kapal langsung diswab oleh Tim Sektor Kawasan Pelabuhan (SKP), dan Tim Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru.
“Korban berinisial BR (59), meninggal di atas kapal saat mau sampai di Pelabuhan Sungai Duku pagi tadi. Memang dari Meranti sudah sakit asam lambung. Korban dirujuk ke Pekanbaru untuk berobat,” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, melalui Kapolsek SKP, AKP Syafnil kepada GoRiau, Selasa (13/7/2021).
BR yang tiba-tiba meninggal itu sempat membuat heboh penumpang kapal KM Jelatik Ekspres, karena ditakutkan meninggal karena terpapar Covid-19.
Menindaklanjuti hal itu, Tim Polsek Sektor Kawasan Pelabuhan (SKP) Polresta Pekanbaru, bersama Tim Satgar Covid-19 Pekanbaru, langsung melakukan tindakan antisipasi dengan melakukan swab terhadap 99 penumpang lainnya yang berada di dalam kapal tersebut, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.
“Sesampainya di Pelabuhan Sungai Duku, langsung kita amankan lokasi, tidak ada yang boleh keluar dari kawasan sebelum di swab. Dan hasilnya setelah 99 penumpang itu diswab hasilnya negatif. Itu kita lakukan untuk mengantisipasi jika korban terpapar Covid, ternyata hasilnya negatif,” tutupnya.










