DPRD Riau Tak Mau Anggarkan Dana Bantuan Bumdes Jika Belum Ada Data Bumdes Sehat dan Tak Sehat

PEKANBARU – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau, Husaimi Hamidi meminta Gubernur Riau, Syamsuar untuk tidak lagi menganggarkan bantuan keuangan kepada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya, dalam kunjungan Husaimi ke Rokan Hilir, beberapa waktu lalu, dia menjumpai masih banyak Bumdes yang tidak sehat, sehingga uang yang diberikan tidak bisa memberikan manfaat kepada masyarakat desa.

“Di Rohil itu, dari 156 Bumdes yang ada, hanya 44 yang memberikan data ke kita, selebihnya tidak bisa memberikan data ke kita. Kalau tidak ada data begini, kita kan tidak bisa membedakan mana Bumdes yang sehat mana yang tidak,” kata Ketua Komisi III DPRD Riau ini, Kamis (1/7/2021).

Kalau Bumdes tidak sehat tetap diberikan dana bantuan, menurut Husaimi, itu sangat boros dan tidak berdampak untuk masyarakat. Lebih baik dana bantuan yang berkisar dari Rp 50-100 juta ini dialihkan ke sektor lain.

“Bukan kita tak mau, tapi harus jelas dulu kinerja Bumdes ini, kalau memang bagus, jangankan Rp 50 juta, Rp 500 juta pun mau kita bantu, tujuannya apa? Tujuannya supaya ekonomi desa itu tumbuh,” tuturnya.