Musda Berakhir Aklamasi, Afrizal Sintong Sah Jadi Ketua Golkar Rohil, Ikhsan: Ini Musda dengan Semangat Kebersamaan

banner 468x60

PEKANBARU – Bupati Rokan Hilir, Afrizal akhirnya resmi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Rokan Hilir periode 2021-2026. Penunjukan pria yang akrab disapa Epi Sintong tersebut berlangsung secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Golkar Rohil.

Plt Ketua DPD Golkar Rohil, Ikhsan, mengatakan Musda tersebut merupakan Musda yang dilaksanakan berdasarkan semangat kebersamaan serta kolaborasi semua kader Golkar yang ada di Rokan Hilir.

banner 400x400

“Karena Musda ini adalah semangat penyatuan, jadi semua peserta, baik DPD I Golkar Riau, Pengurus Kecamatan (PK), Ormas didirikan dan mendirikan, sayap partai dan lainnya sepakat mendukung Pak Afrizal. Jadi Musda berakhir dengan aklamasi,” ujar Wakil Ketua DPD Golkar Riau ini kepada GoRiau.com, Sabtu (31/7/2021).

DPD I Golkar Riau, kata Ikhsan, berharap Epi Sintong bisa mengembalikan kejayaan Partai Golkar. Dan berdasarkan arahan Ketua DPD I Golkar Riau, Syamsuar, Epi diminta segera menggelar konsolidasi hingga tingkat terbawah.

“Ketua DPD Golkar Riau sudah berpesan supaya Musda ini dilanjutkan dengan Musyawarah Kecamatan (Muscam) dan juga tingkat kelurahan atau desa. Kita targetkan, akhir tahun ini proses konsolidasi sudah tuntas,” harapnya.

Ikhsan menambahkan, dengan ditunjuknya Epi Sintong, maka tidak ada lagi faksi-faksi didalam internal Golkar, terutama antara Epi Sintong dan Fuad Ahmad. Dimana, keduanya sempat berlawanan di Pilkada Rokan Hilir 2020 silam.

“Alhamdulillah, seperti yang saya katakan tadi, ini adalah Musda bersama, dengan semangat kebersamaan, jadi tidak ada lagi faksi A, faksi B, dan lainnya. Tidak ada lagi perbedaan, semua bersatu dibawah panji-panji Partai Golkar. Pak Fuad juga sudah ikhlas, nanti akan kita kolaborasikan kekuatan semua kader,” tuturnya.

Jika semua sudah satu langkah, Ikhsan yang merupakan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu ini optimis Golkar bisa kembali berjaya di Rokan Hilir. Baik di Pileg, Pilkada ataupun Pilpres 2024.

“Rohil ini kan dulunya adalah lumbung suara Partai Golkar, kita selalu memimpin di legislatif, penurunan kursi di Pileg lalu ada beberapa indikator, yaitu soliditas dan konsolidasi. Makanya, kita menekankan proses konsolidasi. Pemilu 2024 itu kan cuma hilirnya, hulunya proses konsolidasi, kita solidkan dulu barisan menuju 2024,” tutupnya.

banner 970x250