oleh

Berjarak 30 Detik, Seorang Ibu di Kepulauan Meranti Lahirkan Bayi Perempuan Kembar Tiga

SELATPANJANG – Hanya berjarakkan sekitar 30 detik, seorang ibu asal Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti, bernama Nurlaili(30), melahirkan bayi perempuan kembar tiga di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti, Riau.

Persalinan ketiga bayi pada Senin (22/4/2019) lalu berjalan dengan lancar yakni dengan operasi sesar. Bayi berjenis kelamin perempuan itu lahir pada pukul 08.00 WIB dan berlanjut dua bayi perempuan lainnya dengan jarak masing-masing 30 detik.

banner 300x250

Pasangan Muhamad Mahmud dan Nurlaili awalnya mengetahui bayinya hanya kembar dua. Namun dalam perkembangannya, diketahui terdapat tiga janin.

“Perasaan saya antara bahagia, khawatir, campur aduk. Sampai saya harus bersitegang dengan dokter seakan tidak percaya. Karena untuk kembar tiga saya belum ada persiapan sebelumnya,” kata Mahmud, Kamis (25/4/2019) siang.

Sebelumnya, pasangan yang bertempat tinggal di Alah Air, Kecamatan Tebingtinggi ini sudah memiliki anak  dua laki-laki berusia 3 dan 5 tahun. Bayi kembar tiga ini merupakan anak ketiga, keempat dan kelima.

“Memang dari keluarga besar saya punya riwayat memiliki anak kembar. Dimana bapak dan bibi saya juga kembar,” ujarnya lagi.

Saat ini bayi dalam kondisi sehat, dimana masing-masing bayi memiliki berat yang berbeda. Bayi pertama memiliki berat 1,6 Kg, bayi kedua seberat 1,4 Kg dan bayi ketiga memiliki berat 1,2 Kg.

Lebih lanjut diceritakan, pada awalnya pasangan yang menikah sejak tahun 2013 ini pergi ke RSUD hanya untuk mengecek ulang kondisi kehamilan. Namun saat dilakukan pengecekan kondisi sang ibu mengalami step dan pingsan. Untuk menyelamatkan nyawa sang ibu, dokter terpaksa mengambil tindakan operasi, saat itu usia kehamilan masih 7,5 bulan.

“Waktu itu saya dan istri hanya untuk mengecek ulang kondisi kehamilan di RSUD, namun ketika dilakukan pemeriksaan istri saya mengalami kejang- kejang dan pingsan. Melihat kondisi itu dokter langsung mengambil tindakan operasi untuk menyelamatkan nyawa istri saya, dan saat itu saya hanya bisa pasrah,” ungkapnya.

Saat ini, Mahmud yang berprofesi sebagai buruh dan Nurlaili yang berprofesi sebagai guru di Sekolah Dasar ini belum memikirkan nama apa yang akan diberikan kepada ketiga putrinya.

Sementara itu, dokter anak yang turut menangani persalinan dr. Valentina Anita Andriani SpOG mengatakan kondisi ibu sudah sehat, sedangkan yang menangani anaknya dr. Silvia Sudarmaji, M.Biomed, Sp.A mengatakan kondisi ketiga bayi sehat, meskipun bayi tersebut harus mendapatkan perawatan khusus di ruang Neonatal Insentive Care Unit (NICU). Saat ini ketiga bayi perempuan itu sudah bersama ibunya di ruang Mawar lantai II RSUD Kepulauan Meranti.