oleh

Peringatan Maulid Nabi, IKB SMPN 5 Pekanbaru Undang Para Guru, Resmikan Mushalla dan Lantik Pengurus Koperasi ‘Limper’

PEKANBARU – Ikatan Keluarga Besar (IKB) SMPN 5 Pekanbaru menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Panti Asuhan yang dikelola oleh IKB SMPN 5 Pekanbaru, Jalan Parit Indah, Kamis (29/10/2020).

banner 300x250

Perayaan mengenang hari lahir Rasullullah SAW tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMPN 5, Corinorita beserta para guru-guru SMPN 5 dan sejumlah alumni lintas angkatan.

Ketua IKB SMPN 5 Pekanbaru, Parisman Ihwan menyampaikan selama ini IKB terus membuat sejumlah kegiatan yang sifatnya memperkuat silaturahmi baik sesama angkatan, maupun para junior dan seniornya.

Karena silaturahmi yang semakin erat inilah, pria yang biasa disapa Iwan Fatah ini menyebut pihaknya sudah membuat setidaknya tiga program yang memang menjadi tujuan dari pembentukan IKB ini.

Yang pertama, kata Anggota DPRD Riau ini, terbangunnya Panti Asuhan yang diperuntukkan kepada anak-anak yang kurang beruntung, baik anak yatim, yatim piatu hingga dhuafa. Semuanya diasuh oleh yayasan ini.

“Yang pertama itu berdirinya panti asuhan ini, Alhamdulillah berkat sumbangsih para anggota, kita bisa membangun Panti Asuhan ini, dan beberapa hari yang lalu kita juga membangun jalan beton, 6 kamar mandi dan 1 mushalla disini, demi kenyamanan anak-anak kita,” kata Iwan, Kamis (29/10/2020).

Saat ini, Panti Asuhan ini sudah memiliki 9 orang anak asuh, dan semuanya dibina dan dianggap seperti anak kandung. Tak hanya sekedar dirawat saja, mereka juga disekolahkan, saat ini anak asuh di Panti Asuhan ini ada yang bersekolah mulai dari SD, SMP sampai SMK.

“Kami ucapkan terimakasih kepada kepala sekolah dan para guru di SMPN 5 yang sudah bersedia mendidik anak-anak kita, semoga nantinya ada lebih banyak lagi anak-anak yang bisa kita bantu,” jelasnya.

Nantinya, Panti ini juga akan mendapat tambahan bangunan di sisi sampingnya berupa gedung dua lantai, yang mana satu lantai akan berisikan 6 kamar, sehingga total akan ada 12 kamar untuk menampung anak-anak kurang beruntung lainnya.

Program yang kedua, lanjutnya, adalah pembentukan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang mana kepala sekolah, pembina hingga guru-gurunya merupakan keluarga besar dari SMPN 5 Pekanbaru.

“Sekarang sekolah itu sudah beroperasi, lokasinya di Kantor Gapensi, Jalan Jenderal Sudirman,” tambahnya.

Kemudian, yang terakhir, IKB SMPN 5 juga sudah membentuk koperasi yang diberi nama Limper, Limper merupakan kepanjangan dari Lima Pekanbaru, yang mana semua pengurusnya adalah perwakilan dari setiap angkatan SMPN 5 Pekanbaru.

Koperasi ini, diharapkan bisa besar dan bisa memberi manfaat kepada semua orang, khusunya alumni SMPN 5 Pekanbaru.

Koperasi ini juga akan menerima tabungan bulanan bagi alumni SMPN 5 Pekanbaru yang ingin berkurban di hari raya idul adha nanti, dengan harapan lebih banyak lagi hewan qurban yang akan disembelih oleh IKB SMPN 5 Pekanbaru.

“Jadi, bisa dicicil setiap bulan. Yang penting itu kan niat, nanti kalau kita sudah ada niat, pasti dimudahkan sama Allah SWT,” tuturnya.

Lebih jauh, Iwan bersama pengurus IKB juga tengah melakukan kaderisasi bagi junior-juniornya yang ingin memberi sumbangsih kepada keberlangsungan IKB SMPN 5 Pekanbaru.

“Semoga nanti ada angkatan tahun 90an atau 2000an yang bisa melanjutkan dan membesarkan KKB ini, sekarang kita sedang melihat kader-kader kita,” tutupnya.

Kepala Sekolah SMPN 5 Pekanbaru, Corinorita mengaku sangat bangga atas undangan ini, karena ini salah satu bentuk pengikatan tali silaturahmi sesama keluarga besar SMPN 5 Pekanbaru.

Cori menjelaskan, apa yang sudah dilakukan oleh IKB SMPN 5 Pekanbaru selalu dia sampaikan kepada anak didiknya, dengan harapan mereka bisa melanjutkan perjuangan IKB.

“Semoga anak-anak kita dan juga anak-anak di Panti ini bisa menjadi penerus bangsa kedepannya, dan semakin membanggakan SMPN 5 Pekanbaru khususnya,” pungkasnya.

Sementara itu, kepala pengurus panti, Agus Susanto menjelaskan, panti asuhan ini pada awalnya dikhususkan kepada keluarga besar SMPN 5 Pekanbaru saja, namun dalam perjalannya tidak ada. Sehingga, panti ini dibuka untuk umum saja.

“Akhirnya kami tarik dari yang umum sampai hari ini ada total 9 orang. InsyaAllah dalam waktu dekat ini kami akan memberikan pelajaran tahfiz kepada anak asuh kita, gurunya sudah kami datangkan. Tiga kali seminggu mereka akan belajar menghafal Al-Qur’an,” terangnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah memperingati Maulid Nabi oleh Ustadz Khairunnas dan setelah itu peresmian mushalla dan pelantikan para pengurus koperasi Limper.