Bupati Zukri Pimpin HUT ke-27 Pelalawan, Ini Pesan dan Capaian Pembangunan

banner 468x60

Inforiau.ID, PELALAWAN – Memasuki usia ke-27 tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, Riau, terus memperkuat berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari bantuan bagi ribuan anak yatim, pembagian seragam sekolah, hingga perbaikan rumah tidak layak huni menjadi sejumlah program prioritas pemerintah daerah di tengah keterbatasan anggaran.

Berbagai capaian dan program tersebut disampaikan Bupati Pelalawan H. Zukri saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Pelalawan di Lapangan Kantor DPRD Pelalawan, Senin (12/10/2026).

banner 400x400

Dalam sambutannya, Zukri menegaskan bahwa peringatan hari jadi kabupaten bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan para pendiri sekaligus mengevaluasi pembangunan dan memperkuat komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Tengku Zulfan, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh pendiri Kabupaten Pelalawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala instansi vertikal, serta sejumlah undangan lainnya.

Zukri mengajak seluruh elemen masyarakat mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Pelalawan.

“Pada usia ke-27 ini, tugas kita bersama adalah menjaga, membangun, dan memajukan Kabupaten Pelalawan sesuai cita-cita para pendiri. Mari kita hadirkan kerja nyata, pelayanan yang tulus, serta pembangunan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat,” ujar Zukri.

Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Zukri menegaskan bahwa pemerintah kabupaten bersama Wakil Bupati Husni Tamrin tetap berupaya mengoptimalkan berbagai program pembangunan, terutama yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kurang mampu.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah bantuan bagi 5.762 anak yatim dengan total anggaran mencapai Rp16,8 miliar.

Selain itu, Pemkab Pelalawan juga melaksanakan program bantuan seragam sekolah bagi 4.200 siswa SD dan SMP serta bantuan sosial untuk 500 warga lanjut usia (lansia).

Pada sektor perumahan, pemerintah daerah melaksanakan perbaikan terhadap 26 rumah tidak layak huni. Kabupaten Pelalawan juga memperoleh alokasi 422 unit rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membantu kelompok rentan memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar.

Sementara di sektor pendidikan, Pemkab Pelalawan tengah mempersiapkan Pelalawan Boarding School di kawasan Teknopolitan.

Sekolah berasrama tersebut direncanakan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak yatim dan pelajar dari keluarga kurang mampu.

Pemerintah daerah juga mendorong perluasan program beasiswa serta pendidikan kesetaraan melalui Paket C guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pelalawan.

Di bidang tata kelola pemerintahan, Kabupaten Pelalawan berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah selama 14 tahun berturut-turut.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator pengelolaan laporan keuangan daerah sekaligus dorongan bagi jajaran pemerintah untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Selain pembangunan sosial dan pendidikan, Zukri juga mendorong pengembangan Program Pelalawan Kota Aren sebagai bagian dari upaya mendukung penghijauan dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Melalui program tersebut, tanaman aren diharapkan dapat memberikan manfaat lingkungan sekaligus menjadi sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat.

Zukri juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Pelayanan kesehatan, pendidikan, administrasi kependudukan, ketersediaan listrik, air bersih, serta berbagai fasilitas dasar lainnya harus menjadi perhatian pemerintah dalam menjalankan pembangunan daerah.

Mengusung tema “Mo La Awak Bangun Pelalawan”, peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Pelalawan menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong.

Zukri mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari dunia usaha, tokoh adat, pemuda, hingga pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Pelalawan adalah rumah kita bersama. Mari kita bangun dengan satu niat dan satu tekad agar Pelalawan semakin maju, unggul sumber daya manusianya, tumbuh ekonominya, serta aman, nyaman, dan sejahtera,” ungkapnya.

Pada akhir sambutannya, Zukri menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para tokoh pendiri serta pemimpin terdahulu yang telah berjasa dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Pelalawan.

Ia berharap, peringatan hari jadi ke-27 ini tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah berdirinya kabupaten, tetapi juga memperkuat semangat seluruh pihak untuk melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, Pemkab Pelalawan berkomitmen terus mendorong pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperluas program kesejahteraan demi mewujudkan Kabupaten Pelalawan yang semakin maju dan sejahtera.

banner 970x250