Perangi Narkoba di Pelalawan, Polisi dan BNNK Fokus pada Tiga Langkah Ini

banner 468x60

Inforiau.ID, PELALAWAN – Polres Pelalawan bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat pemberantasan narkoba. Tak hanya mengandalkan razia dan penindakan hukum, kedua institusi juga memberikan perhatian terhadap pemulihan serta pemberdayaan mantan penyalahguna narkotika.

Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi Satresnarkoba Polres Pelalawan bersama BNNK Pelalawan yang berlangsung di Kantor BNNK Pelalawan, Kamis (15/10/2026), sekitar pukul 11.30 WIB.

banner 400x400

Sedikitnya terdapat tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan, yakni rencana operasi pemberantasan narkoba secara bersama, peningkatan keterampilan mantan penyalahguna yang telah menyelesaikan rehabilitasi, serta penguatan program Kampung Tangguh Antinarkoba.

Kasat Resnarkoba Polres Pelalawan, IPTU Rudi Syahputra, menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga dalam memperkuat penanganan persoalan narkotika di Kabupaten Pelalawan.

Melalui kerja sama tersebut, upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba diharapkan dapat berjalan seiring dengan langkah pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah rencana peningkatan keterampilan bagi 10 mantan penyalahguna narkoba yang telah menyelesaikan program rehabilitasi.

Pembekalan keterampilan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para peserta untuk kembali menjalani kehidupan produktif, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta beradaptasi dengan lingkungan masyarakat.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung keberlanjutan pemulihan agar mantan penyalahguna memiliki kesempatan membangun masa depan yang lebih baik.

Selain pemberdayaan, Polres Pelalawan dan BNNK turut membahas rencana pelaksanaan razia bersama untuk menekan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Pelalawan.

Koordinasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efektivitas pemberantasan narkoba melalui kerja sama yang disesuaikan dengan tugas dan kewenangan masing-masing institusi.

Sementara itu, penguatan program Kampung Tangguh Antinarkoba menjadi langkah pencegahan berbasis masyarakat yang turut dibahas dalam pertemuan tersebut.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan semakin aktif menjaga lingkungan dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap upaya pencegahan sejak dini.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala BNNK Pelalawan AKBP Sasli Rais, Kasat Resnarkoba Polres Pelalawan IPTU Rudi Syahputra, Kanit Idik Satresnarkoba IPDA Renti Herlina Br Nainggolan, serta personel dari kedua institusi.

Sebanyak 10 peserta yang telah menyelesaikan rehabilitasi penyalahgunaan narkoba juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Melalui koordinasi ini, Polres Pelalawan dan BNNK berupaya memperkuat penanganan narkotika secara menyeluruh, mulai dari pemberantasan peredaran gelap hingga pemulihan dan pemberdayaan mantan penyalahguna.

banner 970x250