Puluhan Driver Maxim Demo di Pekanbaru, Desak Program Turbo Dihapus

banner 468x60

Inforiau.ID, PEKANBARU – Puluhan pengemudi ojek online (ojol) Maxim menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Maxim Cabang Pekanbaru, Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Jumat (16/10/2026).

Aksi tersebut dipicu keberatan para pengemudi terhadap penerapan Program Turbo pada aplikasi Maxim Driver yang dinilai berdampak pada kinerja dan penghasilan mereka.

banner 400x400

Puluhan pengemudi yang tergabung dalam Maxim Pekanbaru All Communities mendatangi kantor perusahaan sekitar pukul 15.25 WIB. Massa dipimpin koordinator lapangan Bobby Indra dengan membawa spanduk bertuliskan “Maxim Pekanbaru All Communities, Together We Strong”.

Dalam aksinya, para pengemudi mendesak manajemen Maxim menghapus Program Turbo karena dianggap merugikan mitra pengemudi dan berpotensi menimbulkan persaingan tidak sehat di lapangan.

Massa menilai penerapan program tersebut tidak hanya memengaruhi pendapatan, tetapi juga memicu perdebatan dan perselisihan antarsesama pengemudi.

“Kami dengan tegas meminta agar Program Turbo dievaluasi dan dihapus dari aplikasi Maxim Driver karena kami merasa program ini merugikan para driver,” demikian salah satu tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut.

Selain menolak Program Turbo, para pengemudi juga meminta manajemen Maxim Pekanbaru menghentikan sementara perekrutan mitra pengemudi baru.

Tuntutan itu disampaikan karena jumlah pengemudi yang terus bertambah dinilai semakin memperketat persaingan dalam mendapatkan pesanan dan memengaruhi penghasilan mitra yang sudah beroperasi.

“Kami meminta kepada pimpinan cabang Maxim Pekanbaru agar meninjau kembali dan menutup perekrutan driver Maxim yang baru, karena kami merasa jumlah driver saat ini sudah berdampak pada persaingan dan penghasilan kami,” ujar perwakilan massa dalam orasinya.

Para pengemudi berharap manajemen Maxim Cabang Pekanbaru dapat menjembatani aspirasi mereka kepada manajemen pusat agar kebijakan yang dinilai merugikan mitra segera dievaluasi.

Mereka juga menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara damai untuk memperjuangkan kebijakan yang lebih adil bagi seluruh pengemudi Maxim di Pekanbaru.

Usai menyampaikan orasi, perwakilan massa membacakan tuntutan sekaligus menyerahkan dokumen aspirasi kepada Kepala Cabang Maxim Pekanbaru, Fadil Muhammad.

Menanggapi tuntutan tersebut, Fadil menyatakan pihaknya telah menerima seluruh aspirasi pengemudi dan berjanji meneruskannya kepada manajemen pusat.

“Kami telah menerima seluruh aspirasi dan keluhan para driver. Selanjutnya, aspirasi tersebut akan kami teruskan kepada pimpinan pusat sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh para rekan driver, tanpa ada yang dikurangi,” ujar Fadil.

Meski demikian, belum ada keputusan terkait tuntutan penghapusan Program Turbo maupun penghentian perekrutan mitra pengemudi baru.

Setelah menyerahkan tuntutan dan menerima tanggapan dari manajemen Maxim Pekanbaru, massa mengakhiri aksi unjuk rasa dan membubarkan diri dengan tertib.

banner 970x250