Inforiau.ID, PEKANBARU – Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Riau berlangsung penuh kehangatan. Irjen Pol Arman Achdiat resmi menggantikan Komjen Pol Herry Heryawan sebagai Kapolda Riau dalam upacara Welcome and Farewell Parade yang digelar di halaman Mapolda Riau, Pekanbaru, Minggu (11/10/2026).
Di penghujung masa pengabdiannya sebagai Kapolda Riau, Herry Heryawan menyampaikan pesan khusus kepada penggantinya. Ia menitipkan dua amanah penting, yakni menjaga keluarga besar Polda Riau dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat Bumi Lancang Kuning.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi momentum penting bagi keberlanjutan program kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Riau.
Herry Heryawan yang kini mengemban jabatan sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri menyambut langsung kedatangan Irjen Pol Arman Achdiat beserta istri dalam prosesi penyambutan kedinasan tersebut.
Dalam sambutannya, Herry menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari kesinambungan pengabdian institusi Polri.
“Selamat datang di Bumi Lancang Kuning, Irjen Pol Arman Achdiat beserta Ibu. Hari ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian kami di Riau. Sebuah amanah telah tiba pada waktunya untuk diteruskan, dan estafet kepemimpinan Polda Riau kini berada di tangan yang baru,” kata Herry Heryawan, Minggu (11/10/2026).
Selain prosesi penyambutan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan Laporan Kesatuan dari pejabat lama kepada Kapolda Riau yang baru.
Dokumen tersebut memuat berbagai capaian kinerja, program strategis, serta gambaran situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama kepemimpinan Herry Heryawan sejak Maret 2025.
Menurut Herry, laporan tersebut bukan sekadar bentuk pertanggungjawaban administratif, melainkan menjadi bagian penting untuk memastikan program pelayanan dan perlindungan masyarakat tetap berjalan secara berkesinambungan.
“Bukan sekadar laporan tentang apa yang telah dikerjakan, tetapi juga bagian dari memastikan pengabdian kepada masyarakat Riau terus berjalan tanpa terputus,” ujarnya.
Herry juga menekankan bahwa setiap pemimpin memiliki karakter, pendekatan, dan strategi berbeda dalam menjalankan organisasi. Namun, seluruh langkah tersebut harus bermuara pada kepentingan masyarakat.
“Saya percaya, setiap pemimpin hadir dengan ikhtiar, semangat, dan warna pengabdiannya masing-masing. Namun, tujuan kita senantiasa sama. Menjaga Riau, melayani masyarakat, serta merawat keamanan, kedamaian, dan kebersamaan yang telah kita bangun bersama,” tuturnya.
Selama memimpin Polda Riau, Herry Heryawan menggagas sejumlah program yang menjadi bagian dari pendekatan kepolisian kepada masyarakat.
Di antaranya program Green Policing yang mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan, Jelajah Riau untuk Rakyat (JALUR), serta gerakan Jumat Bertanjak yang mengangkat nilai-nilai budaya Melayu.
Program-program tersebut menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinannya di Polda Riau sebelum mendapat penugasan baru sebagai Kabaharkam Polri.
Menjelang akhir sambutannya, Herry kembali menyampaikan harapan agar Kapolda Riau yang baru dapat melanjutkan pengabdian sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
“Kepada Irjen Pol Arman Achdiat, saya titipkan keluarga besar Polda Riau dan masyarakat Riau yang telah menjadi bagian begitu berarti dalam perjalanan pengabdian. Semoga Allah SWT senantiasa menganugerahkan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam mengemban amanah sebagai Kapolda Riau,” pesannya.
Dengan pergantian kepemimpinan tersebut, Irjen Pol Arman Achdiat kini mengemban tanggung jawab memimpin jajaran Polda Riau, termasuk menjaga stabilitas kamtibmas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta melanjutkan berbagai program kepolisian yang telah berjalan.
Upacara Welcome and Farewell Parade ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya masa tugas Herry Heryawan di Polda Riau dan dimulainya kepemimpinan Arman Achdiat di Bumi Lancang Kuning.










