oleh

Banjir di Gunung Sahilan, Ini Upaya yang Dilakukan BPBD Kampar

BANGKINANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar, Riau, melakukan upaya pertolongan kepada korban banjir di 5 desa di Kecamatan Gunung Sahilan, dengan menyediakan tenda pengungsian, transportasi seperti speedboat dan minibus.

Hal ini disampaikan Kepala BPBD Kampar, Yasir kepada GoRiau.com melalui telepon selulernya, Sabtu (8/12/2018).

banner 300x250

“Disana, (Desa yang terkena banjir di Kecamatan Gunung Sahilan, red) kita telah siagakan alat transportasi seperti speedboat dan minibus untuk menjemput korban dan barang-barangnya yang terendam banjir untuk dibawa ke tenda pengungsian,” kata Yasir.

Selain itu, pihak BPBD Kampar juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Sosial Kabupaten Kampar untuk mendirikan dapur umum di tenda pengungsian.

“Dan kita juga telah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Sosial Kampar, Pak Amin Pilda untuk mendirikan dapur umum di tenda pengungsian yang telah kita sediakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya dan dinas sosial sore ini bersama Sekda Kampar akan meninjau lokasi banjir tersebut untuk melakukan pendataan warga yang terkena banjir tersebut.

“Terlebih dahulu kita berkoordinasi dengan camat dan kepala desa setempat untuk mendata, dan berapa dapur umum yang harus didirikan. Setelah itu baru kita mengajukan sembako kebutuhan korban banjir kepada bupati. Ya kita lihatlah dulu kebutuhan korban, tapi saya rasa kebutuhannya, untuk perut yang terlebih dahulu,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, 5 desa yang terendam banjir di Kecamatan Gunung Sahilan ini antara lain, Desa Sahilan Darussalam rumah warga terendam air sebanyak 153 rumah, Desa Gunung Sahilan sebanyak 93 rumah, Desa Kebun Durian 39 rumah, Desa Subarak 7 rumah dan Desa Sungai Lipai sebanyak 23 rumah.

Dan seperti disampaikan Camat Gunung Sahilan, Dedi Herman, banjir ini diakibatkan karena hujan deras mengguyur wilayah Gunung Sahilan dan juga di sisi hulu beberapa hari ini, sehingga meluapnya air Sungai Subayang ke pemukiman warga. Ketinggian banjir 150 centimeter dari permukaan sungai.