oleh

Sebanyak 2.000 Persil Sertifikat Tanah Prona Diserahkan Menko Maritim RI ke Warga Siak

Menteri Koordinator Kemaritiman Republik Indonesia, Bapak Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, MPA didampingi Bupati Siak Drs H Syamsuar menyerahkan sertifikat tanah Prona kepada warga.

SIAK SRI INDRAPURA – Perkembangan kegiatan PTSL/Prona TA 2018 di Kabupaten Siak berjumlah 17.000 bidang, dan 12.000 bidang telah selesai Sertifikat Tanahnya. Dan bertepatan dengan  Kunker  Menko Kemaritiman RI, Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, MPA di Kampung Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (16/1/2019) dibagikan juga 2.000 persil sertifikat tanah untuk rakyat.

Bupati Siak, Drs H Syamsuar menyampaikan  salam hormat beriring ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo atas perhatian dan program kebijakan pembangunan yang telah dikucurkan, khususnya bagi pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Siak maupun di Provinsi Riau. 

banner 300x250

“Tidak hanya Prona, untuk program TORA, beberapa waktu lalu telah diserahkan kepada masyarakat sebanyak 4.000 hektar. Dimana bapak Presiden Joko Widodo berkesempatan menyerahkan langsung secara simbolis sebanyak 2.800 SHM TORA, sebagaimana telah menjadi program pemerintah secara berkelanjutan dalam rangka aksi Reforma Agraria,” kata Syamsuar.

Gubernur Riau terpilih berharap dengan pelayanan dan kemudahan yang diberikan pemerintah ini, kedepan akan banyak tanah dan lahan masyarakat yang memperoleh kepastian hak, disamping manfaat lainnya yaitu mengurangi potensi sengketa pertanahan, dan sebagai akses permodalan bagi perkembangan ekonomi masyarakat. 

“Sementara bagi pemerintah daerah, program ini tentunya juga berdampak pada peningkatan Pendapatan Daerah, melalui PBB dan BPHTB serta pajak lainnya,” sebut suami Hj Misnarni ini. 

Syamsuar juga membeberkan beberapa megaproyek infrastruktur yang telah mulai dilaksanakan tersebut pada kepemimpinan Presiden Joko Widodo, diantaranya Jalan Tol Pekanbaru – Kandis – Dumai sepanjang (131,5 Km), Jalan Tol Pekanbaru – Bangkinang Payakumbuh – Bukitinggi sepanjang (185 Km), Jalan Tol Jambi – Rengat sepanjang (190 Km), Jalan Tol Rengat – Pekanbaru sepanjang (175 Km), dan Jalan Tol Dumai – Sp. Sigambal – Rantau Prapat (175 Km), dimana jalan tol yang dibangun tersebut merupakan bagian dari 8 Ruas Jalur Tol Trans Sumatera. Selain itu proyek pembangunan prasarana dan sarana kereta api antar kota dengan rute Rantau Prapat – Duri – Pekanbaru. 

Dengan rampungnya pembangunan jalur transportasi trans sumatera dan jalur kereta api tersebut, Provinsi Riau pada umumnya, dan Kabupaten Siak pada khususnya sebagai destinasi dan tujuan pariwisata baru di Pulau Sumatera, akan sangat diuntungkan karena kemudahan akses transportasi, sehingga diharapkan dapat mamberikan multiplier effect terhadap pengembangan wilayah Provinsi Riau dan Kabupaten Siak.

“Kami juga sangat beryukur pembangunan infrastruktur transportasi oleh pemerintah tersebut juga didukung dengan mega proyek Pembangunan lainnya, misalnya pembangunan Kilang Minyak atau Upgrading Kilang-kilang eksisting (RDMP), Proyek Bendungan dan Irigasi, Bendungan Rokan Kiri, Prioritas Kawasan Ekonomi Khusus yaitu Kawasan Industri Dumai dan Kawasan Industri Tanjung Buton. Mudah-mudahan, kedepan semakin banyak program pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Siak dan Provinsi Riau,” sebutnya lagi.