oleh

Berantas Terorisme, Panglima TNI Tunggu Keppres untuk Terjunkan Koopssusgab

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa pihaknya tengah menunggu Keputusan Presiden (Keppres) untuk mengaktifkan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan Tentara Nasional Indonesia (Koopssusgab TNI) guna menumpas kelompok terorisme di Tanah Air.

Wacana pengaktifkan Koopssusgab kembali mencuat setelah adanya aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di Solo, Jawa Tenah menjelang perayaan Idul Fitri 1440 H.

banner 300x250

 Baca juga: Keerom dan Merauke Disebut Media Asing Jadi Lokasi Latihan Teroris, Ini Faktanya

Hadi menerangkan bahwa saat ini TNI hanya menunggu prosesnya adanya payung hukum yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi.

 Panglima TNI Hadi Tjahjanto (Dok TNI)

“Kita nunggu Kepres aja, mudah-mudahan dalam waktu dekat,” kata Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/6/2019).

 Baca juga: WNI Terduga ISIS Ditangkap di Malaysia

Ia menjelaskan, TNI juga masih menunggu klasifikasi anggota TNI yang akan dilibatkan dalam Koopssusgab tersebut. Meski, kata Hadi, pihaknya hanya akan membentuk Koopssusgab dalam kelompok kecil.

“Tinggal nunggu aja. Itu khususnya jabatan Danrem dari tipe B ke tipe A dari koronel ke bintang 1. Ya mudah-mudahan bulan ini sudah selesai,” jelasnya.

“Kita kalau satuan khusus kan tidak besar ya, tapi kapanpu di minta kita siap,” imbuhnya.

 Baca juga: Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris di Garut yang Hendak Ikut Aksi 22 Mei

Sebelumnya, pembentukan Koopssusgab telah digodok setelah adanya aksi teror di Kampung Melayu pada 2018 lalu.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut Presiden Jokowi sudah menyetujui pengaktifan kembali Koopssugab untuk membantu Polri menanggulangi terorisme.

“Jadi itu inisiasi penuh dari Panglima TNI. Di dalamnya kekuatan dari pasukan khusus darat laut dan udara terpilih yang terbaik,” jelasnya.

(rzy)