oleh

Antisipasi Covid-19, TP PKK Rangsang Barat Olah Kain Jadi Masker dan Bagikan kepada Masyarakat

SELATPANJANG – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan dan Desa di Kecamatan Rangsang Barat mengolah kain menjadi masker dan dibagikan kepada masyarakat. Ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan langkah untuk antisipasi dan pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Kegiatan pembagian masker dipimpin langsung oleh Pj Camat Rangsang Barat, Juwita Ratna Sari S Farm Apt, didampingi Sekcam Sri Wahyuni, bersama pihak Satpol PP, Kepolisian dan Koramil serta ibu-ibu PKK, Selasa (31/3/2020).

banner 300x250

Pj Camat Rangsang Barat, Juwita Ratna Sari S Farm Apt, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salahsatu bentuk rasa kepedulian serta ajakan kepada masyarakat untuk memproteksi diri sebagai antisipasi terhadap penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Rangsang Barat.

“Minimnya masker yang di jual di apotek membuat kami berinisiatif untuk memproduksi sendiri dari kain dan dibagikan utamanya kepada Masyarakat kurang mampu secara berangsur dan di pelabuhan kempang,” ujar Ratna kepada GoRiau.com, Rabu (1/4/2020).

Dijelaskannya, ribuan masker yang diproduksi oleh puluhan PKK Rangsang Barat itu diharapkan bisa menjadi sarana edukasi untuk mengajak masyarakat bersama-sama mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Kecamatan Rangsang Barat.

“Selain bukti kehadiran kita ditengah masyarakat, kegiatan ini menjadi upaya dalam mengajak masyarakat untuk bersama memerangi wabah virus Corona atau Covid-19,” ujar mantan Lurah Selatpanjang Barat.

Untuk itu, Ratna juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama melawan dan mencegah penyebaran Covid-19 dengan cara mengikuti anjuran pemerintah untuk menjauhi keramaian atau social distancing, menjaga kesehatan dan tidak berkeliaran diluar rumah apabila tidak terlalu mendesak.

“Mari kita bersama melawan Covid-19 dengan menjaga kesehatan dan mengikuti anjuran pemerintah. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati,” ajak mantan Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB) Kepulauan Meranti itu.