Mursini Laporkan Kondisi Terkini Kuansing ke Gubernur Riau

banner 468x60

TELUKKUANTAN – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Drs. H. Mursini, MSi menyampaikan kondisi Kuansing saat ini di tengah pandemi Covid-19 ke Gubernur Riau, Senin (13/4/2020) melalui video conference.

Mursini menyatakan pihaknya gencar melaksanakan sosialisasi hingga ke tingkat desa. Bahkan, sudah ada relawan-relawan yang mensosialisasikan tentang Covid-19.

banner 400x400

Kemudian, telah diaktifkannya Poskowas di tiga pintu masuk ke Kuansing. Yakni di Kasang sebagai pintu masuk dari Sumbar, Tanjungpauh sebagai pintu masuk dari Kampar/Pekanbaru dan Cerenti sebagai pintu masuk dari Inhu.

“Untuk perbatasan dengan Pelalawan, ini jalan poros RAPP. Kami mohon ke Pak Gubernur supaya jalan ini ditutup. Kalau ini ditutup, kami bisa mengurangi personil,” ujar Mursini.

Lalu, dalam penanganan Covid-19, Pemkab Kuansing sudah melakukan pergeseran anggaran. Dimana, Pemkab Kuansing mengalokasikan dana senilai Rp57 miliar. Dalam anggaran tersebut, ada dana untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Situasi ini telah membuat pendapatan tukang ojek, penjual kerupuk, pelaku industri rumah tangga dan pelaku sejenisnya, menurun. Mereka terdampak secara ekonomi akibat Covid-19 ini,” papar Mursini.

Karena itu, Pemkab Kuansing menganggarkan Rp20,7 miliar untuk 23 ribu KK. Mereka akan mendapat BLT selama tiga bulan. “Mudah-mudahan, BLT ini dapat mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat,” kata Mursini.

Mengenai sembako, Mursini menegaskan bahwa ketersediaan sembako di Kuansing masih cukup untuk tiga bulan ke depan.

Mursini juga menyampaikan situasi terkni terkait sebaran Covid-19 di Kuansing. Dimana, 1.618 orang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dari total tersebut, 735 orang dinyatakan telah selesai dipantau.

“Kalau PDP, ada tiga orang yang masih di rawat di RSUD Telukkuantan, dua orang meninggal dan satu orang negatif sudah dipulangkan. Totalnya ada enam orang PDP. Kasus positif nihil, mudah-mudahan tak ada,” papar Mursini. Mursini berharap agar hasil swab terhadap PDP segera keluar, sehingga pemerintah bisa mengambil langkah lebih lanjut.

Dalam menangani PDP, Pemkab Kuansing sudah menyiapkan RSUD Telukkuantan sebagai rumah sakit rujukan. Kemudian, para tenaga medis yang bertugas menangani pasien, diisolasi.

“Kalau PSBB, kami pikir belum. Bilamana perkembangan lebih besar, tentu kami akan mengajukan ini,” kata Mursini.

banner 970x250