oleh

Presma STIE Riau Akbar Apresiasi Kinerja Tim GTPP Covid-19 di Bumi Lancang Kuning

PEKANBARU – Beberapa hari belakangan ini kabar baik muncul di Provinsi Riau, dimana terjadi penurunan angka pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dari hasil epidimologi Gugus Tugas Percepatan Penangganan (GTPP) Covid-19 pemerintah pusat mengungkapkan bahwa Provinsi Riau telah mengalami penurunan angka reproduksi (RO) Covid-19 di bawah angka satu, yaitu 0,88.

Presiden Mahasiswa STIE Riau Akbar, James Fajri Al Fath mengapresiasi penangganan Covid-19 di Provinsi Riau oleh Tim GTPP Covid-19 Riau. Dimana berdasarkan data terakhir, pasien sembuh Covid-19 di Riau berjumlah 92 orang. Kini tersisa 19 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di 5 kabupaten/kota di Riau.

“Kita mengapresiasi tuga yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, baik dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Kepolisian Daerah Riau, DPRD Riau dan seluruh elemen yang terlibat dalam melaksanakan pencegahan dan pengendalian dari pandemi Covid-19,” kata James kepada GoRiau.com, Kamis (4/6/2020).

Dikatakan James, pada saat ini presentase dari Covid-19 di Provinsi Riau sudah sangat menurun, sebab tidak lepas dari kontribusi semua pihak, baik dalam segi pencegahan, pendampingan, regulasi, kebijakan dan pengendalian Covid-19.

“Dengan diberlakukannya new normal dibeberapa daerah di Indonesia, termasuk Riau, dapat menjadi solusi dari dampak ekonomi yang sedang melanda negeri ini. Masyarakat pun harus membiasakan diri untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti rutin mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari keramaian dan menahan diri untuk tidak keluar dari rumah jika tidak diperlukan,” ungkapnya.

Dirinya pun berharap agar tidak ada lagi gelombang lanjutan dari pandemi Covid-19 di Riau. Ia pun mengajak seluruh masyarakat di Riau tetap tenang dan waspada, serta lakukan social distancing maupun physical distancing. Karena orang yang tidak sakit belum tentu tidak positif Covid-19 atau bahkan bisa sebagai pembawa atau carrier dari Covid-19.

“Pilihan terbaik adalah tetap dirumah dan menghindari dari kegiatan yang berada dikeramaian,” jelasnya.

Diketahui saat ini Riau memiliki dua kabupaten yang masih zona hijau, yaitu Kabupaten Rokan Hilir dan Kuantan Singingi. Namun, daerah yang masih berstatus zona merah Covid-19 ada dua, yaitu Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti.

Sedangkan, Kabupaten dan kota di Riau dalam persiapan menuju new normal atau tatanan kehidupan baru ada enam daerah, diantaranya Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak dan Kabupaten Bengkalis.