PEKANBARU – Buntut kaburnya tersangka narkotika berinisial A dari Polresta Pekanbaru, personel Satresnarkoba diperiksa Propam Polda Riau.
“Ia kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang bertugas pada saat itu, yang terlibat saat itu ada tiga orang, lagi diurai. Mudah-mudahan nanti apabila tertangkap lebih Clear lagi masalahnya, yang jelas kita sudah melakukan pemeriksaan, baik di internal kita maupun Paminal Polda juga sudah memeriksa,” kata Pria Budi, Selasa (2/11/2021).
Pria Budi mengaku saat ini pihaknya sedang fokus melakukan pengejaran terhadap A. Kemudian apabila sudah tertangkap baru dikejar apakah ada oknum personel Satresnarkoba yang melakukan pelanggaran atau kelalaian terkait kaburnya tersangka narkoba itu.
“Nanti yang jelas siapa yang bersalah akan kami tindak, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini akan kami tangkap. Kami pasti akan transparan,” tandas Pria Budi.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial A yang ditangkap Satresnarkoba Polresta Pekanbaru, karena kasus narkoba melarikan diri dengan cara melompat dari lantai 2 gedung Mapolresta Pekanbaru, saat pemeriksaan sedang dilakukan.
Pria berinisial A itu melarikan diri pada hari Jumat (29/10/2021). Dimana A ditangkap atas pengembangan kasus pelaku narkoba yang berinisial HS dengan barang bukti 13 paket kecil narkotika jenis sabu, seberat 2,3 gram.
“Jadi tersangka A ini melarikan diri saat dilakukan pemeriksaan. Jadi memang dipisahkan, sementara pemeriksaan tersangka lain A diamankan dulu di ruangan panit. Disitulah dia nekat melarikan diri dengan cara lompat dari lantai dua,” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi, Senin (1/11/2021) petang.
#M244571ScriptRootC1191910 { min-height: 300px;text-align:center; display:block;margin:15px 0 }
Pria Budi menegaskan, saat proses pemeriksaan itu pengamanan telah dilakukan sesuai dengan SOP yang ada, namun tidak disangka tersangka A nekat melompat dari lantai dua, dan mendarat di mobil yang sedang parkir di bawah, lalu lompat pagar ke Jalan Sam Ratulangi.
“Saat ini sedang kita upayakan pengejaran yang bersangkutan, mohon doanya mudah-mudahan segera tertangkap pelakunya,” tutup Pria Budi.









