Inforiau.ID – Sekitar 100 mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Peduli Korban Kecelakaan Kerja Provinsi Riau menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Riau dan Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Riau, Kamis (16/7/2026).
Aksi yang dikoordinatori M. Abdillah tersebut menyoroti kasus kecelakaan kerja yang terjadi di PT KIMI di kawasan KITB Pelabuhan Tanjung Buton, Kabupaten Siak. Massa mendesak Polda Riau mengambil alih penanganan perkara, mengusut tuntas dugaan kelalaian perusahaan, serta meminta Disnaker Riau segera menuntaskan penyelidikan.
Dalam orasinya, massa juga meminta agar seluruh aspek terkait keselamatan kerja, dokumen operasional kapal, hingga dugaan pelanggaran prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT KIMI diusut secara transparan. Selain itu, mereka mendesak agar izin operasional PT KIMI dicabut apabila terbukti lalai.
Di Mapolda Riau, massa diterima Kompol M. Daud selaku Perwira Menengah Pengawas (Pamenwas) Polda Riau.
“Kami telah mendengarkan semua aspirasi yang disampaikan dan akan melaporkannya kepada pimpinan untuk diproses secepatnya,” ujarnya.
Aksi kemudian berlanjut ke Kantor Disnaker Provinsi Riau. Kepala Disnaker Riau, Roni Rahmat, S.STP., M.Si., mengatakan pihaknya telah menjalankan tugas sesuai kewenangan dan berharap proses penanganan kasus dapat segera diselesaikan.
“Kami telah melaksanakan tugas kami sebagai Disnaker dan kasus ini juga telah diproses oleh pihak kepolisian. Mari kita tunggu hasilnya,” katanya.
Aksi berlangsung aman dan tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian.











