Inforiau.ID, PEKANBARU – Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (PEPABRI) Provinsi Riau memperingati HUT ke-67 dengan mengusung tema “Menguatkan Api Perjuangan dan Persatuan Bangsa”.
Peringatan tersebut digelar di Kantor DPD PEPABRI Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman Gang Sudirman Nomor 410 C, Pekanbaru, Rabu (7/10/2026).
Sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kota Pekanbaru hadir dalam kegiatan tersebut.
Hadir pula para purnawirawan, warakawuri serta keluarga besar PEPABRI Provinsi Riau.
Gubernur Riau diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Riau, Dr. Boby Rachmat, S.STP, M.Si.
Sementara Pangdam XIX/Tuanku Tambusai diwakili Brigjen TNI Totok Sutriono, S.Sos selaku Irdam XIX/Tuanku Tambusai.
Danlanud Roesmin Nurjadin diwakili Kolonel Adm Joko Kusbandono, M.Han selaku Kadispers Lanud Roesmin Nurjadin.
Danlanal Dumai diwakili Kapten Laut (T) Sahito selaku Kaur Pamgal Sintel Lanal Dumai.
Danrem 031/Wira Bima diwakili Mayor Cke. Sudianto Sinaga selaku Pasiter Korem 031/WB.
Kapolda Riau diwakili Kompol Hendri dari Biro Log Polda Riau.
Sedangkan Dansat Brimob Polda Riau diwakili AKBP Franky Tambunan, S.T selaku Danden Gegana Polda Riau.
Turut hadir Letkol Inf M. Nasir Simanjuntak, S.Ag., M.I.P selaku Waaster Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Ketua DPD PEPABRI Provinsi Riau Letkol Kav (Purn) H. Sutan Siregar, S.H., serta sejumlah perwakilan satuan TNI lainnya.
Hadir pula Mayor (Purn) TNI M. Yusuf Sumardi selaku Plt. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran Republik Indonesia Provinsi Riau, perwakilan Wali Kota Pekanbaru serta para purnawirawan dan warakawuri TNI dan Polri se-Provinsi Riau.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PEPABRI Provinsi Riau menegaskan bahwa peringatan HUT ke-67 bukan sekadar seremoni.
Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang kembali jasa dan pengabdian para purnawirawan serta warakawuri TNI dan Polri dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.
“Peringatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang kembali jasa dan pengabdian para purnawirawan serta warakawuri TNI dan POLRI dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.”
Ia mengatakan, semangat perjuangan yang telah ditanamkan selama berdinas harus tetap menjadi teladan bagi generasi penerus.
Menurutnya, persatuan menjadi modal utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah berbagai tantangan dan dinamika kehidupan berbangsa.
“Seragam boleh dilepas, masa tugas boleh berakhir, tetapi semangat pengabdian kepada bangsa dan negara tidak pernah berhenti.”
Pada momentum tersebut, keluarga besar PEPABRI juga diajak terus menjaga api perjuangan, memperkuat persatuan serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai yang diwakili Brigjen TNI Totok Sutriono menyampaikan ucapan selamat HUT ke-67 kepada seluruh keluarga besar PEPABRI, khususnya PEPABRI Provinsi Riau.
Ia menyebut usia 67 tahun merupakan perjalanan panjang yang diwarnai perjuangan, pengabdian dan pengorbanan para purnawirawan TNI dan Polri dalam menjaga keutuhan NKRI.
“Memasuki masa purnabakti bukan berarti pengabdian berakhir. Seragam boleh dilepas, tetapi semangat juang dan kecintaan kepada bangsa tidak boleh berhenti.”
Menurutnya, pengalaman, pemikiran dan keteladanan para senior tetap menjadi sumber pembelajaran yang berharga bagi generasi penerus.
PEPABRI Provinsi Riau juga diharapkan terus menjadi mitra strategis TNI dan Polri dalam menjaga persatuan, memperkuat wawasan kebangsaan serta menciptakan suasana yang aman, sejuk dan kondusif di tengah masyarakat.
“Nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan para pendahulu harus terus dijaga dan ditularkan kepada generasi muda, sehingga semangat nasionalisme dan persatuan tidak luntur oleh perkembangan zaman.”
Sementara itu, Gubernur Riau yang diwakili Kepala Kesbangpol Riau, Dr. Boby Rachmat, menyampaikan bahwa HUT ke-67 PEPABRI menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memberikan penghormatan kepada para purnawirawan dan warakawuri TNI dan Polri.
Ia menilai para purnawirawan dan warakawuri merupakan sosok yang memiliki pengalaman panjang serta telah memberikan kontribusi dalam perjalanan bangsa.
“Walaupun telah memasuki masa purnatugas, semangat pengabdian tidak pernah berhenti.”
Menurut Boby, sumbangsih pemikiran, pengalaman dan keteladanan para purnawirawan masih dibutuhkan, terutama dalam memberikan masukan bagi pembangunan daerah serta membina generasi muda untuk menjaga nasionalisme dan wawasan kebangsaan.
Boby juga mengajak keluarga besar PEPABRI untuk terus menjaga semangat kejuangan, persatuan dan kesatuan NKRI sesuai dengan tema HUT ke-67.
“Nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan semangat pengabdian hendaknya terus diwariskan kepada generasi penerus agar tidak luntur oleh perkembangan zaman.”
Rangkaian peringatan HUT ke-67 PEPABRI Riau kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Mars dan Hymne PEPABRI, pemotongan tumpeng serta ramah tamah.
Kegiatan tersebut ditutup dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan antara para purnawirawan, warakawuri, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah dan keluarga besar PEPABRI.










