Nasdem Ingatkan Wali Kota Pekanbaru Jangan Beli Lahan tak Jelas, Kalau Ngotot Akan Dilaporkan ke KPK

Riau102 Dilihat
banner 468x60

PEKANBARU – Wakil Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pekanbaru, Dt Nouvendi SK mengingatkan Wali Kota Pekanbaru, Firdaus untuk berhati-hati dalam pembebasan lahan untuk pembangunan jalan lingkar 70 dan Jembatan Siak VI.

“Pemko harus hati-hati dalam pengadaan tanah untuk pembangunan, disana banyak lahan bersengketa termasuk di lokasi yang rencananya akan dibangun jembatan Siak VI serta jalan lingkar tersebut, pastikan dulu status hukumnya,” katanya, Jumat (25/6/2021).

Nouvendi menduga ada tindak pidana yang dilakukan oleh mereka yang mengaku sebagai pemilik lahan, dan ada juga dugaan penipuan yang sedang dilaporkan di Polda Sumut, yakni pemalsuan surat dan penguasaan lahan tanpa izin.

Nouvendi yang juga Wakil Ketua DPD KNPI Provinsi Riau ini mengingatkan bilamana Pemko tetap membangun di tanah berperkara tersebut, maka akan terseret dalam perkara pidana umum maupun pidana korupsi.

“Jika Pemko membangun diatas tanah bersengketa selain akan terseret perkara pidana umum juga bisa dijerat dengan tindak pidana korupsi,” tambahnya.

Nouvendi menduga ada orang-orang di sekeliling Wali Mota yang sengaja mengarahkan untuk mengambil lahan di lokasi tersebut. Menurutnya, orang-orang itu yang diduga selama ini terlibat penyerobotan lahan di lokasi-lokasi yang akan dibangun pemerintah.

“Ada orang-orang dilingkaran Pak Wali yang sengaja mengarahkan untuk mengambil lahan disana, mereka ini yang sekarang sedang berperkara, karena itu Walikota mesti hati-hati, jangan sampai dimanfaatkan mafia tanah yang berada disekelilingnya untuk membeli lahan berperkara untuk pembangunan jembatan Siak VI dan jalan lingkar,” tegasnya.

“Kami punya data mengenai perkara di lokasi tersebut, jika Pemko masih mengabaikan dan tetap terus ikut disana, saya akan laporkan permasalahan ini ke Kapolri, Jaksa Agung dan ke KPK. Kami tidak mau uang negara digunakan untuk membeli tanah berperkara,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu yang lalu Wali Kota Pekanbaru, Firdaus dan Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi turun ke lokasi yang rencananya akan dibangun jalan 70 dan jembatan Siak VI.

Pembangunan itu berada di kawasan Kelurahan Agrowisata dan Palas, kegiatan tersebut dipublikasi di media sosial pribadi Kadis PUPR Kota Pekanbaru dan juga media sosial Walikota

Dikolom komentar tampak komentar Wakil Ketua DPD Partai NasDem Kota Pekanbaru, Dt Nouvendi yang mengingatkan bahwa di lokasi tersebut diduga lahan bersengketa.

“Hati-hati lahan berperkara Danmen Indra Pomi,” tulis akun Facebook, DT Nouvendi SK dikolom komentar postingan media sosial Indra Pomi yang merupakan Kadis PUPR Kota Pekanbaru

Nouvendi membenarkan bahwa dia telah menulis komentar di postingan Kadis PUPR tersebut, karena menurutnya perlu mengingatkan Pemko bahwa lahan tersebut diduga sedang bersengketa.

“Ya, benar saya yang menulis komentar tersebut, kebetulan saya kenal dengan Kadis PUPR karena senior saya di Menwa dan berteman di Facebook, kebetulan beliau posting ya langsung saja saya komentari untuk mengingatkan”, jawabnya kepada rekan media.

banner 970x250