Inforiau.ID, PEKANBARU – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau menyiapkan apresiasi bagi masyarakat yang telah berulang kali mendonorkan darah, relawan, serta rumah sakit yang berkontribusi dalam kegiatan donor darah.
Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kemanusiaan PMI dalam memperingati HUT ke-81 PMI.
Rencana pemberian penghargaan itu disampaikan Ketua PMI Provinsi Riau, Dr. Maal Mabror, MKM, saat audiensi bersama Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau, Selasa (29/9/2026).
Maal mengatakan, PMI akan memberikan penghargaan kepada pendonor yang telah mendonorkan darah sebanyak 50 hingga 100 kali.
Apresiasi juga diberikan kepada relawan dan rumah sakit yang selama ini berkontribusi dalam kegiatan donor darah.
“Salah satu agenda yang disiapkan adalah pemberian penghargaan kepada pendonor yang telah mendonorkan darah sebanyak 50 hingga 100 kali untuk kemanusiaan, termasuk kepada relawan dan rumah sakit yang berkontribusi dalam kegiatan donor darah. Kami juga akan memberikan penghargaan kepada pendonor terbanyak yang sudah mendonorkan darahnya 50 sampai 100 kali untuk kemanusiaan, serta piagam untuk mitra seperti relawan dan rumah sakit yang berkontribusi membantu donor darah,” katanya.
Selain penghargaan, PMI Provinsi Riau juga menyiapkan sejumlah program untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan.
Di antaranya program Road to School yang menyasar pendonor darah pemula berusia di atas 17 tahun serta program Sahabat Fasilitator.
PMI juga menyiapkan kegiatan kepedulian lingkungan melalui koordinasi dengan pihak RAPP untuk penanaman pohon di sejumlah tempat ibadah yang berada di enam kabupaten di Riau.
Maal mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut melibatkan PMI kabupaten/kota, relawan, pemerintah, dunia usaha, mitra PMI, serta masyarakat.
Sementara itu, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto menyambut baik upaya PMI memberikan penghargaan kepada masyarakat yang secara sukarela mendonorkan darah.
Menurutnya, apresiasi tersebut dapat menjadi bentuk penghargaan atas kepedulian masyarakat dalam membantu sesama.
“Pendonor juga perlu diberikan apresiasi atau bingkisan, misalnya telur, susu atau kebutuhan lainnya sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka dalam mendonorkan darah,” katanya.
SF Hariyanto berharap kegiatan donor darah dan berbagai program kemanusiaan PMI terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam aksi kemanusiaan.










