Inhil dan Pekanbaru Perkuat Sinergi, Sepakati Kerja Sama Pengembangan Potensi Daerah

Headline, Ekonomi, Inhil, Riau31 Dilihat
banner 468x60

Inforiau.ID – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman bersama Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang pembangunan dan pengembangan potensi daerah di Rumah Dinas Bupati Inhil, Selasa (21/7/2026).

Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antardaerah dalam meningkatkan pembangunan, pelayanan publik, serta mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho hadir didampingi Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri Agung, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Ingot Ahmad Hutasuhut, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Sementara itu, Bupati Herman menyambut langsung rombongan dengan didampingi Ketua TP PKK Inhil Katerina Susanti Herman, Plt Asisten I Setda Inhil TM Syaifulah, Asisten III Setda Inhil Fadilah, dan sejumlah pejabat terkait.

Bupati Herman mengatakan, nota kesepahaman ini menjadi wadah untuk saling mengadopsi kebijakan dan praktik terbaik dalam mewujudkan pembangunan yang lebih efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, salah satu hal yang dapat dipelajari dari Pemerintah Kota Pekanbaru adalah keberhasilan dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Yang bisa kita pelajari adalah bagaimana optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Pekanbaru yang cukup tinggi. Padahal, jika dilihat dari sisi geografis, wilayah Inhil lebih luas dan memiliki banyak potensi. Karena itu diperlukan pembaruan dan inovasi agar PAD kita meningkat, termasuk optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” ujar Herman.

Di sisi lain, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melihat peluang kerja sama melalui pemanfaatan komoditas kelapa yang menjadi salah satu unggulan Kabupaten Indragiri Hilir.

Menurut Agung, di Pekanbaru telah berkembang banyak pelaku usaha yang mengolah produk berbahan dasar kelapa, bahkan sebagian di antaranya telah menembus pasar ekspor.

“Di Pekanbaru sudah banyak pengrajin produk berbahan kelapa, bahkan ada yang sudah ekspor. Ini menjadi peluang bagi kita untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa melalui kerja sama yang saling menguntungkan,” katanya.

Kedua kepala daerah berharap nota kesepahaman tersebut dapat ditindaklanjuti melalui program-program konkret sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah, peningkatan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir maupun Kota Pekanbaru.

banner 970x250