oleh

Pelayanan Surveillance Ruang Udara Padang di Unit APP Pekanbaru Resmi Beroperasi

PEKANBARU – Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia yang merupakan lembaga penyedia layanan navigasi udara, pada hari ini, Kamis (10/10/2019), meresmikan pelayanan surveillance ruang udara Padang Approach Control Unit (APP) bertempat di menara control AirNav Indonesia Cabang Pekanbaru.

Untuk diketahui, AirNav Indonesia telah membuat program modernisasi system navigasi penerbangan dari pelayanan konvensional berupa prosedural control, menjadi pelayanan berbasis pengindraan menggunakan fasilitas radar dan Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADSB).

Pada kesempatan ini, General Manager (GM) Perum LPPNPI Cabang Pekanbaru, Posler Manihuruk mengatakan, bahwa fasilitas yang digunakan AirNav Indonesia cabang Pekanbaru dalam pelayanan navigasi penerbangan yang diresmikan hari ini hampir keseluruhannya dalam kondisi baru dan siap pakai.

“Jadi, saat ini Pekanbaru siap memberikan pelayanan navigasi penerbangan,” kata Posler ketika ditemui di menara control AirNav Indonesia cabang Pekanbaru, Kamis (10/10/2019).

Ia pun mengakui, bahwa pengoperasian peningkatan pelayanan udara Padang di Pekanbaru sangat bagus. Pasalnya, Pekanbaru telah memiliki personil yang berpengalaman, mulai dari pengoperasian menara control hingga soal perpindahan dari tempat lama ke tempat baru yang terbilang sangat cepat.

“Untuk hal-hal pengoperasian ini, saya mengucapkan terima kasih kepada kantor surveillance yang telah mendukung penuh, serta AirNav cabang Padang yang terus membantu dan seluruh karyawan,” ucapnya.

Tidak jauh berbeda, Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standarisasi Perum LPPNPI AirNav Indonesia, Yurlis Hasibuan juga mengatakan hal yang sama. “Kita bersyukur sekarang ini pelayanan prosedural akan kita kurangi dan diganti dengan menggunakan fasilitas radar dan Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADSB),” katanya.

Ia berharap seluruh peralatan yang ada dapat dijaga dengan baik. “Saya harap peralatan yang ada di jaga baik-baik, biasanya umur penggunaan alat bermasa sepuluh tahun dan ini baru dimulai. Berarti ada sepuluh tahun lagi untuk menjaga,” harapnya.

Ditambahkannya dengan perjalanan peningkatan pelayanan pengindraan atau pengamatan di wilayah Padang oleh Pekanbaru, maka penerbangan di wilayah Padang dilayani dengan fasilitas pengamatan. Sehingga jarak antara satu pesawat dengan pesawat lain dapat lebih akurat dan posisi pesawat dapat dilihat langsung tanpa adanya laporan dari pilot.

Tidak hanya itu, pelaku pengguna jasa penerbangan airline dapat diberikan efisiensi rute penerbangan.